Perkuat Penyaluran Subsidi Tepat, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan QR Code di Jawa Timur

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAkarta, VIVA – Pertamina Patra Niaga memastikan menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui evaluasi dan pemutakhiran data konsumen secara berkala, guna memastikan penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran serta mudah diakses.

Hal tersebut salah satunya dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus yang telah menerima dan menampung aspirasi dari kelompok sopir truk terkait penerapan barcode dalam program Subsidi Tepat. Dalam pertemuan tersebut, para sopir menyampaikan berbagai masukan, mulai dari kendala teknis di lapangan hingga harapan agar kebijakan ini dapat berjalan lebih efektif tanpa menghambat aktivitas distribusi barang.

Baca Juga :
Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pemutakhiran data merupakan langkah strategis untuk memastikan penggunaan QR Code dan kuota BBM subsidi sesuai dengan kepemilikan kendaraan yang sah.

Penerapan QR Code dalam program Subsidi Tepat merupakan kebijakan pemerintah untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi, baik Biosolar maupun Pertalite, tepat sasaran dan digunakan oleh pihak yang berhak. Dalam hal ini, Pertamina bertindak sebagai pelaksana distribusi sesuai penugasan dari pemerintah.

Ahad juga menambahkan, Aksi yang dilakukan para sopir merupakan bentuk penyampaian aspirasi dan perhatian dari pelanggan. Pertamina memandang hal ini secara positif dan berkomitmen untuk terus mendengarkan serta menindaklanjuti setiap masukan yang ada, dengan menghadirkan solusi sesuai kewenangan demi meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan.

Terkait QR Code yang mengalami kendala atau tidak dapat digunakan untuk bertransaksi, sistem secara berkala melakukan pemantauan terhadap data kendaraan yang terdaftar serta pola penggunaan QR Code di SPBU. Sistem juga mendeteksi adanya anomali transaksi, seperti pengisian dalam volume besar dalam waktu berdekatan atau pengisian di beberapa SPBU berbeda dalam waktu singkat. Kondisi tersebut dapat menjadi penyalahgunaan QR Code oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga memerlukan proses verifikasi ulang.

Untuk melayani kebutuhan sopir truk yang mengalami kendala pada QR Code saat bertransaksi, Pertamina telah membuka 147 helpdesk di seluruh wilayah Jawa Timur. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses verifikasi ulang dan mengaktifkan kembali QR Code agar dapat digunakan dalam pembelian BBM bersubsidi.

Baca Juga :
Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon Aku Net-Zerp Hero, Sediakan Kredit Karbon
Jalan Rusak dan Kecelakaan Meningkat, Bekasi Kaji Pembatasan Jam Truk
Pertamina Perkuat Inovaasi UMKM Perempuan Naik Kelas di Momen Hari Kartini 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jembatan Roboh Makan Korban, Pemotor Jatuh Bersama 2 Anaknya di Padang Pariaman
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Breaking News! BRI Cetak Laba Rp 15,5 T, Naik 14% di Q1-2026
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bank Mandiri Menetapkan Dividen Rp44,47 Triliun dan Buyback Saham hingga Rp1,17 Triliun dalam RUPST 2025
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Rekap Hasil Semifinal AVC Champions League 2026
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
DJP: Pelaporan SPT Tahunan Capai 10,1 Juta Wajib Pajak
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.