Kenang Sosok Bu Guru Nurlela, SDN 11 Pulogebang Gelar Doa Bersama Sebelum Belajar

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - SD Negeri 11 Pulo Gebang, Jakarta Timur, menggelar doa bersama untuk Nurlela (39), guru di sekolah tersebut yang menjadi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026).

Kepala SD Negeri 11 Pulo Gebang, Maryati, menjelaskan doa bersama dilakukan sejak beberapa hari lalu sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

"Kita doa, dari Selasa, Rabu sampai sekarang hari Kamis. Iya, kita berdoa selalu untuk beliau di pagi hari bersama anak-anak," ungkap Maryati saat ditemui di sekolah, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Tanpa Banyak Aturan, Jasa Titip Motor di Depok-Jakarta Bertumpu pada Kepercayaan

Maryati mengungkapkan, Nurlela telah mengajar di SDN Pulo Gebang 11 sejak 2019.

Selama mengajar, Nurlela dikenal sebagai guru berprestasi yang kerap menghadirkan ide-ide segar bagi sekolah dan para siswa.

"Almarhumah itu adalah guru yang mempunyai potensi sangat tinggi, dedikasi yang sangat tinggi, sangat bertanggung jawab, banyak kegiatan sekolah yang atas prakarsa beliau," kata Maryati.

Selain itu, Maryati mengungkapkan salah satu gagasan Nurlela yang masih dijalankan hingga kini, yakni gerakan literasi dan kreativitas setiap Kamis.

"Kita di setiap hari Kamis itu ada yang disebut dengan Kamis Liburan, itu untuk literasi. Jadi kreativitas anak-anak itu kita tampilkan, hanya saja kita per kelas ya," ucap Maryati.

"Sehingga setiap hari Kamisnya itu bisa menampilkan kreativitas yang sekaligus pembelajaran itu secara bersama-sama di lapangan," jelasnya.

Baca juga: Polisi Pastikan Tak Ada Unit Apartemen Mediterania Jakbar Hangus Terbakar

Sebelumnya diberitakan, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam.

Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kecelakaan tersebut terjadi diduga imbas KRL menabrak taksi Green SM di pelintasan dekat palang pintu. Petugas mencatat jumlah korban tewas dalam kejadian tersebut mencapai 16 orang.

Korban luka menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
104 Anak Korban Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikolog
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kenang Peran Ulama NU, GP Ansor Gowes Bangkalan-Jombang di Harlah ke-92
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Harga Mobil Bekas Toyota Calya 2023, Masih Tinggi dan diminati!
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Aturan Ketenagakerjaan yang Menjerat Semua
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
DPR Minta Dirut KAI Mundur Pasca-Tabrakan Kereta, Muslim Arbi: Tunggu Hasil Investigasi
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.