jpnn.com, JAKARTA - Perwira pelaut perempuan mulai menunjukkan peran strategis dalam mendukung operasional pelayaran nasional.
PT Pertamina Patra Niaga melihat hal ini sebagai bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) maritim yang inklusif dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Armada Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Pasokan BBM Antarpulau
Melalui kegiatan Crew Sharing Session Vol. #2 bertajuk At Sea Talks: From Courage to Competence, Women Powering Maritime Excellence, Pertamina Patra Niaga menghadirkan ruang berbagi pengalaman langsung dari perwira pelaut wanita yang menjalankan tugas di kapal.
Forum ini menjadi wadah untuk memperkuat kepercayaan diri, berbagi tantangan, sekaligus mendorong lebih banyak perempuan untuk berkarier di sektor maritim.
BACA JUGA: Andalkan Komponen Lokal, SIG Belanja Suku Cadang Capai Rp809 Miliar
Saat ini, terdapat 41 perwira pelaut wanita dan 56 cadet perempuan yang bertugas di 78 kapal, atau sekitar 2% dari total crew pool.
Angka ini mencerminkan peluang besar untuk memperluas partisipasi perempuan di sektor pelayaran, yang selama ini masih didominasi laki-laki.
BACA JUGA: Jangkau Wilayah Akses Terbatas, Pertamina Patra Niaga Tugaskan Kapal LPG MT Gas Attaka
Bekerja di laut bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga ketangguhan mental, disiplin tinggi, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis.
Kehadiran perwira perempuan di kapal membuktikan bahwa profesionalisme di dunia maritim dibangun atas dasar kompetensi dan integritas, tanpa dibatasi oleh gender.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun menyampaikan penguatan SDM maritim inklusif merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial.
“Kami melihat peningkatan peran perempuan di sektor maritim bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga bagian dari upaya membangun talenta unggul yang adaptif dan berdaya saing global,” ujarnya.
Dia menambahkan, perusahaan terus membuka ruang pengembangan kompetensi bagi seluruh awak kapal tanpa memandang gender, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi.
“Keberagaman justru menjadi kekuatan dalam membangun tim yang solid dan operasional yang lebih efektif serta berkelanjutan,” tambahnya.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus mendorong pengembangan talenta maritim melalui kebijakan yang mendukung kesetaraan, peningkatan kompetensi, serta penciptaan lingkungan kerja yang inklusif.(chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Yessy Artada




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570801/original/042866800_1777542389-1000315256.jpg)