Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial TikTok mengeklaim bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia hanya mampu bertahan selama tiga bulan dan nilai tukar rupiah berpotensi melemah hingga Rp20.000 per dolar AS.
Unggahan tersebut juga menampilkan narasi seolah-olah pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah sidang resmi.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“APBN hanya cukup 3 bulan, Rupiah bisa sentuh 20.000”
Namun, benarkah APBN Indonesia hanya cukup tiga bulan?
Unggahan yang menarasikan APBN Indonesia hanya cukup tiga bulan. Faktanya, Kemenkeu membantah pernyataan tersebut. (TikTok) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah atau media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Kemenkeu dalam unggahannya juga menyatakan narasi yang menyebut APBN hanya mampu bertahan tiga bulan atau rupiah akan mencapai Rp20.000 per dolar AS merupakan hoaks.
Selain itu, unggahan tersebut identik dengan pemberitaan ini yang membahas rapat terkait pembiayaan proyek kereta cepat Whoosh.
Dalam konteks aslinya, Menteri Keuangan menegaskan agar pembayaran utang proyek tersebut tidak membebani keuangan negara, bukan menyatakan kondisi APBN yang kritis.
Dengan demikian, klaim yang menyebut APBN Indonesia hanya cukup untuk tiga bulan dan rupiah akan menyentuh Rp20.000 per dolar AS merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Rating: APBN Indonesia hanya cukup tiga bulan
Klaim: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Purbaya sebut Indonesia berpotensi krisis moneter
Cek fakta: Cek fakta, pemerintah akui dana Tapera digunakan untuk menutupi defisit APBN
Baca juga: Purbaya bantah isu uang negara sisa Rp120 triliun
Unggahan tersebut juga menampilkan narasi seolah-olah pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah sidang resmi.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“APBN hanya cukup 3 bulan, Rupiah bisa sentuh 20.000”
Namun, benarkah APBN Indonesia hanya cukup tiga bulan?
Unggahan yang menarasikan APBN Indonesia hanya cukup tiga bulan. Faktanya, Kemenkeu membantah pernyataan tersebut. (TikTok) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah atau media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Kemenkeu dalam unggahannya juga menyatakan narasi yang menyebut APBN hanya mampu bertahan tiga bulan atau rupiah akan mencapai Rp20.000 per dolar AS merupakan hoaks.
Selain itu, unggahan tersebut identik dengan pemberitaan ini yang membahas rapat terkait pembiayaan proyek kereta cepat Whoosh.
Dalam konteks aslinya, Menteri Keuangan menegaskan agar pembayaran utang proyek tersebut tidak membebani keuangan negara, bukan menyatakan kondisi APBN yang kritis.
Dengan demikian, klaim yang menyebut APBN Indonesia hanya cukup untuk tiga bulan dan rupiah akan menyentuh Rp20.000 per dolar AS merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Rating: APBN Indonesia hanya cukup tiga bulan
Klaim: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Purbaya sebut Indonesia berpotensi krisis moneter
Cek fakta: Cek fakta, pemerintah akui dana Tapera digunakan untuk menutupi defisit APBN
Baca juga: Purbaya bantah isu uang negara sisa Rp120 triliun





