Remaja Diduga Dijebak 2 Teman, Tiba-tiba Muncul WNA di Kamar Apartemen Jakut

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Remaja yang diduga disekap warga negara asing (WNA) di apartemen wilayah Ancol, Jakarta Utara, diduga dijebak oleh dua orang temannya.

Kuasa hukum korban dari tim Hotman 911, Putri C Utami menjelaskan, dugaan tersebut muncul berdasarkan keterangan awal korban yang mengaku diajak dua temannya berinisial A dan S ke sebuah apartemen.

“Kalau sesuai dengan keterangan korban ya. Kalau dia dipanggil tiba-tiba ada orang lain, berarti kan korban enggak tahu apa-apa,” ujar Putri kepada Kompas.com pada Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Kala Ojek Langganan Jadi Pahlawan, Selamatkan Remaja yang Disekap WNA di Jakut

Menurut dia, korban awalnya diajak bermain oleh dua temannya ke apartemen setelah dipesankan transportasi daring.

Setelah korban berada di dalam kamar, WNA berinisial CH (50) keluar dari kamar mandi.

“Ternyata ada orang asing itu. Saat dia masuk ke kamar apartemen itu, si orang asing ini kan tidak ada. Jadi waktu dia duduk, si orang asing ini keluar dari kamar mandi,” ucap Putri.

Tak lama kemudian, A dan S disebut pergi meninggalkan apartemen setelah diberikan uang oleh CH.

“Terus dikasih uang, satu orang tuh Rp 100.000. Keluarlah dia dari kamar itu," ujar Putri.

Tim kuasa hukum saat ini memprioritaskan pemulihan kondisi korban sambil mendampingi proses hukum yang berjalan.

Mereka juga berharap Kronologi lengkap kejadian tersebut bisa diungkap oleh kepolisian, termasuk dugaan bahwa korban dijebak.

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Korban Dugaan Penyekapan WNA di Ancol Diajak Dua Teman ke Apartemen

"Kan nanti perlu dipanggil lagi nih saksi yang nyelametin, dan juga dua orang teman ini harus dipanggil gitu. Apakah niat dari temannya ini harus dilihat dulu," tambah dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah Polres Metro Jakarta Utara menerima laporan masyarakat, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB terkait dugaan penyekapan di lokasi tersebut.

Di lokasi yang sama, polisi juga menemukan barang bukti yang diduga merupakan narkotika dalam bentuk cair dan serbuk.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan 321 cartridge vape mengandung etomidate dari berbagai merek yang diduga siap diedarkan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, ditemukan juga barang bukti lain berupa cairan Etomidate dalam botol, alat produksi sederhana, hingga bahan campuran perasa.

“Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan, namun juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung Etomidate. Dari TKP pertama, kami mengamankan 321 cartridge siap edar beserta bahan dan alat pendukung lainnya,” ujar Budhi dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imigrasi Sabang, Aceh deportasi WNA asal empat negara berbeda
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Doa Bersama di Lokasi Tragedi, Warga Gelar Salat Gaib
• 1 jam laludetik.com
thumb
17 Korban Tabrakan Kereta Masih Dirawat di RSUD, 3 Jalani Operasi Hari Ini
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Update Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 17 Orang Masih Dirawat di RSUD
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
17 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Kota Bekasi, 3 Dioperasi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.