Hari Buruh Internasional yang diperingati tiap 1 Mei adalah bentuk penghormatan atas perjuangan hak-hak para pekerja. Buat Sobat Medcom yang belum tahu sejarahnya, yuk simak perjalanan panjang dari hari para pekerja ini. Sejarah Hari Buruh Internasional Mengutip laman National Today, Hari Buruh Internasional atau May Day merupakan salah satu dari empat hari lintas kuartal Celtic kuno, sehingga menjadikannya sebagai hari libur astronomis yang jatuh di antara ekuinoks Maret dan titik balik matahari Juni. Pada Abad Pertengahan, perayaan ini identik dengan tiang Maypole yang didirikan di berbagai desa Inggris sebagai simbol kesuburan dan suka cita menyambut musim semi.
Memasuki abad ke-19, makna Hari Buruh mengalami pergeseran yang cukup signifikan. May Day kemudian dikenal pula sebagai Hari Buruh Internasional, yang lahir dari perjuangan hak-hak pekerja dan tuntutan atas pemberlakuan delapan jam kerja per hari di Amerika Serikat.
Berdasarkan informasi dari Britannica, akar sejarah Hari Buruh Internasional sebenarnya bermula dari kondisi kerja yang sangat berat di Amerika Serikat, di mana para pekerja kerap menjalani jam kerja hingga 14 sampai 20 jam sehari. Seiring meningkatnya industrialisasi pada awal abad ke-19, para pekerja mulai membentuk serikat buruh untuk menuntut kondisi kerja yang lebih manusiawi.
Baca Juga :
Kenali, Ini Deretan Program Presiden Prabowo bagi Pekerja dan BuruhSebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Federasi Internasional Kelompok Sosialis dan Serikat pekerja menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Hingga kini, peringatan ini diakui sebagai hari libur resmi di sejumlah negara seperti India, Afrika Selatan, Cina, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugal, dan Yunani. Cara Merayakan Hari Buruh Internasional Bagi Sobat Medcom yang ingin merayakan, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Buruh Internasional:
- Mengikuti pawai atau demonstrasi damai sebagai bentuk solidaritas terhadap hak-hak pekerja.
- Membuat mahkota bunga atau keranjang bunga untuk dibagikan kepada orang-orang tersayang, mengikuti tradisi May Day yang sudah berlangsung turun-temurun.
- Melakukan jalan-jalan di alam terbuka atau piknik bersama keluarga untuk menikmati indahnya musim semi.
- Menanam bunga sebagai simbol harapan dan pembaruan yang identik dengan semangat May Day.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)





