Tak Perlu Repot Lagi, Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bank Indonesia (BI) meluncurkan skema QRIS lintas negara (QRIS border) yang memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi langsung di China hanya dengan memindai kode QR melalui ponsel. Inovasi ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat sistem pembayaran digital sekaligus mempermudah aktivitas wisata dan bisnis antarnegara.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan kehadiran QRIS border membuat transaksi tak lagi bergantung pada uang tunai dan penukaran mata uang. Sistem ini memungkinkan pembayaran dilakukan secara instan menggunakan aplikasi dompet digital yang terhubung dengan QRIS.

“Jadi setiap kali kita pergi ke Tiongkok atau warga Tiongkok datang ke Indonesia, jangan gunakan uang tunai cukup gunakan ponsel Anda, dan voilà, Anda bisa membeli apa saja. Transaksi mata uang lokal antara Indonesia dan Tiongkok juga merupakan yang terbesar, sekitar USD 18 miliar,” ujar Perry dalam peluncuran QRIS border di Kantor Pusat BI, Kamis (30/4).

Dengan skema ini, wisatawan Indonesia dapat langsung berbelanja di berbagai merchant di China yang telah terintegrasi. Wisatawan China juga bisa menggunakan sistem serupa saat berada di Indonesia. BI mencatat, penggunaan transaksi mata uang lokal antara kedua negara telah mencapai sekitar USD 18 miliar, mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi bilateral.

Peluncuran QRIS border juga mendapat dukungan dari Pemerintah China. Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia, Wang Lutong, menilai kolaborasi ini sejalan dengan transformasi sektor keuangan global yang semakin terdigitalisasi.

“Kita hidup di dunia yang berubah dengan cepat, dan sektor perbankan juga sedang mengalami transisi. Seperti yang Anda sampaikan, kita perlu beradaptasi dengan inovasi, kecerdasan buatan (AI), dan digitalisasi. Kita perlu memperkuat kapasitas dengan berinvestasi pada teknologi dan keterampilan,” kata Wang.

Wang menuturkan pihaknya menantikan implementasi penuh QRIS lintas negara dan berkomitmen memperluas partisipasi lembaga keuangan dalam ekosistem tersebut.

“Kami menantikan peluncuran resmi QRIS dan akan terus memperluas partisipasi serta penerimaan, dengan melibatkan lebih banyak bank dan institusi pembayaran. Kami sangat antusias dengan masa depan yang menanti kita semua,” tutur Wang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolres: Sumber Kebakaran Apartemen Mediterania dari Panel Listrik
• 39 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota TNI AL Minta Maaf Telah Halangi dan Gebrak Ambulans di Surabaya
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Minta Pemerintah Fokus Keselamatan KRL
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Damkar, Satpol PP & Linmas Jaga Stabilitas Daerah
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Tiga WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Terlibat Penipuan-Penggelapan Layanan Haji
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.