Emiten logistik laut ini bersiap membawa usulan dividen final yang cukup menarik untuk tahun buku 2025 ke Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang pada Juni mendatang.
Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk, Bani Maulana Mulia, memberikan sinyal positif terkait pembagian keuntungan perusahaan.
Sebelumnya SMDR telah menebar dividen interim sebesar Rp40,9 miliar atau setara Rp2,5 per saham. Lalu, untuk dividen final jumlah yang diajukan jauh lebih besar, yakni mencapai Rp155,6 miliar atau Rp9,5 per lembar saham.
"Setelah dividen interim 2025 Rp2,5 per saham akan diusulkan dividen final Rp9,5 per lembar saham sehingga total dividen Rp 12 per saham," kata Bani di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Jika usulan ini disetujui, maka total payout dividen SMDR untuk tahun buku 2025 akan menyentuh angka 22 persen dari total laba bersih perusahaan.
Baca juga: Laba Bersih Samudera Indonesia Capai USD52,1 Juta Kinerja 2025 Torehan dividen yang cukup stabil ini bukan tanpa alasan. Sepanjang tahun 2025, emiten berkode saham SMDR ini berhasil mencatatkan rapor hijau.
Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk terpantau naik menjadi USD52,05 juta.
Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan positif jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya yang berada di level USD50,7 juta.
Kenaikan laba ini mempertegas ketangguhan Samudera Indonesia dalam mengarungi dinamika industri logistik dan pelayaran global yang fluktuatif.
Sementara itu, untuk kuartal I-2026 tidak dipungkiri SMDR menghadapi tantangan. Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar USD10,13 juta.
Realisasi ini melandai jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang sempat menyentuh USD15,51 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





