JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengunjungi rumah duka Nuryati (63) di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/4/2026).
Nuryati menjadi salah satu korban meninggal dunia akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026).
Saat mengunjungi rumah duka, Saifullah mengatakan Kementerian Sosial akan membantu usaha yang diwariskan korban.
"Insyaallah warisan almarhum berupa usaha kecil-kecilan ini akan dilanjutkan. Untuk itu, kita akan bicara lebih lanjut apa saja yang kira-kira diperlukan untuk melanjutkan usaha almarhumah," katanya di Kemayoran, Jakarta, Kamis, via Antara.
Anak almarhumah Nuryati, Halimah, menyebut ibunya memiliki usaha warung yang ditinggalkan. Ia mengaku sempat berdiskusi dengan keluarga mengenai kelanjutan warung yang ditinggalkan ibunya tersebut.
"Saya sih inginnya, ini kan warisan mama ya, jadi saya ingin melanjutkan warungnya mama, karena ini kenang-kenangan satu-satunya dari mama," ucapnya.
Baca Juga: Update Korban Luka akibat Kecelakaan Kereta yang Dirawat di RSUD Bekasi: 17 Orang Dirawat, 3 Operasi
Kecelakaan Kereta di BekasiKecelakaan kereta terjadi antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Senin (27/4/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur hingga Rabu (29/4/2026) siang berjumlah 16 orang.
"Kami terima hari ini per 29 April 2026 sekitar pukul 11.00 (WIB), korban total adalah 106 orang, di mana korban luka 90 orang, 44 pasien sudah pulang ke rumah, 46 pasien sedang melaksanakan observasi, meninggal dunia 16 orang," katanya dalam program Kompas Siang KompasTV, Rabu.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV, Antara
- mensos
- saifullah yusuf
- korban kecelakaan kereta
- kemayoran
- rumah duka




