BRIN Sebut Logam Berat pada Ikan Sapu-sapu Tak Hilang Meski Diolah Jadi Siomay

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menanggapi isu penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku siomay. Isu tersebut kian marak dibahas setelah Pemerintah Kota (Pemkot) DKI Jakarta menangkap 11 ton ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Triyanto, angkat bicara mengenai risiko kesehatan yang mengintai.

Baca Juga :
Peneliti BRIN Ungkap Penyebab Ikan Sapu-Sapu Mengganas di Sungai Jakarta

Triyanto menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu memiliki sifat bioakumulasi, yakni logam berat yang terserap dari air tercemar akan mengendap secara permanen di dalam jaringan tubuh, termasuk dagingnya.

"Logam berat yang terkandung di ikan sapu-sapu, jika dikonsumsi dalam jumlah melebihi batas ambang aman, itu berbahaya," ujar Triyanto usai sesi diskusi di kantornya, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :
Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan

"Logam berat ini sifatnya bioakumulasi, tidak akan berkurang," tegasnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
21 Pekerjaan yang Diprediksi Hilang pada 2030
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
"Kampung Pengoplos Elpiji": Jejak Sindikat Pengoplos Gas Subsidi
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Bersiap Menguat, Diproyeksi Naik ke Level USD4.629
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Baznas perkuat ekonomi berbasis majelis taklim lewat Program BMMT
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Rusia Usulkan Gencatan Senjata 9 Mei, Zelensky Minta Kejelasan di Tengah Serangan yang Masih Memanas
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.