Jemaah Haji RI Miqot di Bir Ali Sebelum Berangkat Menuju Makkah

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Ribuan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah. Perjalanan ini diawali dengan singgah di Bir Ali atau Masjid Dzul Hulaifah, miqat makani yang telah ditetapkan sejak zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sebanyak enam kloter diberangkatkan dari dua hotel utama di Madinah, yaitu Hotel Taiba Front dan Hotel Makarem Suite menjadi yang pertama bergerak ke Makkah. Sebagian besar berangkat tepat waktu, meski ada beberapa jemaah dari embarkasi Palembang (PLM), Medan (KNO), dan Jakarta (JKG) yang tertunda karena alasan kesehatan.

Pada Kamis (30/4) pukul 07.00 WAS, Kloter YAI 1 tiba di Bir Ali dengan delapan bus. Di lokasi ini, jemaah mengambil wudhu, melaksanakan salat sunah dua rakaat, berniat ihram, dan berdoa sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Meski lansia diimbau tetap berada di dalam bus untuk menghemat waktu, sebagian dari mereka tetap turun dengan penuh semangat menuju Masjid Bir Ali.

Kusna, jemaah asal Kulonprogo, tak mau melewatkan kesempatan beribadah di masjid penuh sejarah ini.

“Saya bersyukur bisa sampai ke tahap ini. Semoga salat sunah, niat ihram, dan seluruh rangkaian haji ini lancar hingga menjadi haji mabrur. Selamat dunia dan akhirat,” ujar Kusna.

Bir Ali merupakan miqat resmi bagi jemaah yang berangkat dari Madinah. Di sinilah Rasulullah SAW dulu memulai ihram ketika akan melaksanakan haji.

Proses miqat di sini, oleh Sektor Khusus PPIH (Seksis) Bir Ali, dibatasi maksimal 15 menit agar tidak mengganggu jadwal ratusan bus lainnya. Hari ini saja, 127 bus jemaah Indonesia dijadwalkan melintas di Bir Ali, dengan batas akhir pendorongan pukul 17.00 WAS.

Kepala Daerah Kerja Madinah 2026, Khalilurahman, memberikan imbauan khusus mengingat cuaca di Makkah jauh lebih panas dibandingkan Madinah.

“Jaga kondisi fisik, bawa masker, topi, payung, kacamata, dan pastikan cukup minum air. Makan makanan bergizi serta istirahat yang cukup juga sangat penting,” pesannya.

Sementara itu, Kaseksus Bir Ali, Divia Ardianto, menegaskan lansia dan jemaah yang kurang fit diharapkan tetap di dalam bus agar proses pergeseran bisa berjalan lancar dan tepat waktu.

Apalagi di tempat miqot ini, jemaah Indonesia bertemu dengan jemaah berbagai negara dengan jumlah terus meningkat.

Pergeseran jemaah dari Madinah ke Makkah melalui Bir Ali akan terus berlangsung hingga 16 Mei mendatang. Doa-doa tulus mengiringi langkah mereka memasuki rangkaian ibadah haji yang penuh berkah.

PPIH menekankan jemaah di Bir Ali ini harus telah mengenakan ihram, berniat dan dipastikan tidak tertinggal dari rombongan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Hari Ini, KAI Pastikan Kereta Jarak Jauh Beroperasi Normal
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Terungkap! Ini Motif 3 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Banda Aceh | BORGOL
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Anggota DPR: Pembenahan sistem ASN wewenang DPR usai putusan MK
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Isyarat Calon Lawan Islam Makhachev, Rekan Senegara Conor McGregor Beri Kode Lewat Media Sosial
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenbud-ASUCH Jajaki Kolaborasi Pelestarian Cagar Budaya Bawah Air RI
• 15 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.