Diskon Besar Jadi Modus Operasi Kecantikan Ilegal Eks Finalis Puteri Indonesia

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Kuasa hukum korban praktik medis kecantikan ilegal yang dilakukan eks finalis Puteri Indonesia 2024 Jeni Rahmadial Fitri, Markus Harianja, mengungkap modus kasus tersebut. Ia bilang diskon besar-besaran dari harga normal Rp 27 juta menjadi Rp 9 juta diberikan untuk membuat korban tergiur.

"Karena harga murah tersebut, yang membuat korban akhirnya ingin melakukan perawatan di klinik tersebut," ujar Markus yang didampingi kuasa hukum lainnya, Al Qudri Tambusai, Kamis (30/4).

Markus dan Al Qudri mendampingi dua orang korban Jeni, yakni Ananda Arengka dan Novalinda Simamora. Kedua korban tergiur dengan penawaran harga murah dan diskon besar untuk berbagai perawatan kecantikan di klinik milik pelaku di Pekanbaru. Tindakan medis di antaranya ialah facelift dan eyebrow facelift.

Namun, setelah menjalani perawatan, korban justru mengalami dampak serius. Jeni dilaporkan ke Polda Riau pada 25 November 2025.

"Laporan ini terkait dugaan praktik medis ilegal yang menyebabkan kerugian dan dampak kesehatan yang cukup parah bagi para korban," jelasnya.

Jeni saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga dilakukan penahanan di Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengaku Sebagai Dokter

Markus mengungkapkan, Jeni diduga mengaku sebagai dokter dan melakukan tindakan medis tanpa memiliki kompetensi maupun legalitas resmi, seperti Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).

Hal itu dibuktikan oleh Markus lewat surat keterangan resmi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Kami sudah mendapatkan konfirmasi tertulis dari IDI bahwa yang bersangkutan bukan dokter dan tidak memiliki STR maupun SIP," jelasnya.

Akibat tindakan medis yang dilakukan Jeni, sejumlah korban mengalami kerusakan serius pada bagian wajah. Di antaranya kerusakan alis, luka pada wajah hingga menjalar ke telinga dan mulut, serta kerusakan pada bibir.

"Kondisi para korban sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan lanjutan," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inter Milan di Ambang Scudetto, Jadwal Pekan ke-35 Liga Italia 2025/2026 Jadi Penentu
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Massa Buruh May Day 2026 Mulai Padati Monas Jumat Pagi
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ribuan Buruh Kepung Monas, Datang dari Subuh Bawa Tuntutan Ini ke Hadapan Prabowo pada May Day 2026
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Eks Finalis Puteri Indonesia Jeni Rahmadial Jadi Tersangka Malapraktik, Korban Alami Infeksi
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Ditjen Imigrasi Pastikan Isu 3 Juta Data Paspor Bocor di Dark Web Hoaks: Kami Buru Pelakunya!
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.