BRIN Sebut Logam Berat pada Ikan Sapu-sapu Tak Hilang Meski Diolah Jadi Siomay

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
BRIN Sebut Logam Berat pada Ikan Sapu-sapu Tak Hilang Meski Diolah Jadi SiomayNasional | okezone | Kamis, 30 April 2026 - 21:05

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menanggapi isu penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku siomay. Isu tersebut kian marak dibahas setelah Pemerintah Kota (Pemkot) DKI Jakarta menangkap 11 ton ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Triyanto, angkat bicara mengenai risiko kesehatan yang mengintai.

Triyanto menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu memiliki sifat bioakumulasi, yakni logam berat yang terserap dari air tercemar akan mengendap secara permanen di dalam jaringan tubuh, termasuk dagingnya.

"Logam berat yang terkandung di ikan sapu-sapu, jika dikonsumsi dalam jumlah melebihi batas ambang aman, itu berbahaya," ujar Triyanto usai sesi diskusi di kantornya, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, meskipun proses pengolahan dilakukan, kandungan logam berat tersebut tidak akan hilang.

"Logam berat ini sifatnya bioakumulasi, tidak akan berkurang," tegasnya.

 Baca Juga:Peran 2 Tersangka Baru di Kasus Kuota Haji, KPK: Atur Jatah-Setoran ke Pejabat Kemenag

Terkait konsumsi siomay yang diduga mengandung ikan sapu-sapu, Triyanto meminta masyarakat tidak terlalu panik jika hanya mengonsumsinya dalam jumlah kecil. Namun, risiko akan meningkat jika dikonsumsi secara rutin.

"Kalau kita makan setiap minggu sampai 8 kilogram secara berturut-turut setiap tahun, nah itu baru berbahaya. Tapi kalau sekali-sekali, saya kira masih bisa ditoleransi oleh tubuh kita," jelasnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat lebih jeli saat membeli makanan.

"Yang penting kita lebih peduli, kita bisa bertanya kepada penjual, mohon maaf, ini dagingnya sehat atau tidak. Nanti bisa ditelusuri lebih lanjut," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GKR Hemas Minta Ada Rambu-rambu Pendirian Daycare Usai Kasus Kekerasan di Yogya
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Upayakan Pembebasan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Kembali Tetapkan Dua Tersangka Penganiaya Balita di Banda Aceh
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Cara Daftar Tiket Chelsea vs AC Milan di Jakarta: Isi Form Ini agar Dapat Akses Lebih Awal
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.