Polisi Ungkap Fakta Baru Terkait Sopir Taksi Terlibat Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Ternyata

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan fakta terbaru terkait kecelakaan taksi listrik Green SM yang tertabrak kereta api di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur.

Sopir berinisial RRP diketahui baru bekerja selama tiga hari sebelum insiden maut tersebut terjadi pada Senin (27/4) lalu.

BACA JUGA: Gandung Pardiman DPR: Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Berdampak ke Industri Manufaktur

“Dari hasil keterangan driver atau pun sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto di Monas, Jakarta Pusat, Kamis.

Saat diperiksa, RRP mengaku hanya mendapatkan pelatihan singkat selama satu hari sebelum mulai bekerja. Pelatihan tersebut pun hanya sebatas pengenalan fitur dasar mobil listrik.

BACA JUGA: TASPEN Gerak Cepat Serahkan Santunan ke Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

“Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Nah, bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” kata Budi.

Hingga saat ini, RRP telah menjalani dua kali pemeriksaan pada Selasa (28/4) dan Rabu (29/4). Kendati demikian, statusnya masih sebagai saksi.

BACA JUGA: Tragedi Bekasi Timur, Pengamat Transportasi ITB Soroti Isu Mobil Listrik & Persinyalan

Adapun kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (27/4) malam itu menewaskan total 16 orang dan puluhan lainnya luka-luka.

Insiden itu dipicu oleh mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan. Mobil tersebut kemudian dihantam oleh KRL yang melintas.

Imbas dari kecelakaan pertama, satu rangkaian KRL tujuan Cikarang berhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam posisi berhenti tersebut, rangkaian KRL justru ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek hingga menyebabkan gerbong belakang khusus wanita ringsek dan merenggut belasan nyawa.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transformasi Digital Jasa Marga Ubah Kebiasaan Berkendara di Jalan Tol Lewat Aplikasi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perang AS Vs Iran Picu "Kiamat" Baru, Benua Ini Mati Duluan?
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sachrudin Sebut Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Pilar Penting Perlindungan Masyarakat
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Titik Jalan yang Bakal Dipadati Massa Hari Buruh 1 Mei di Monas
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Perampokan di Pekanbaru, Lansia Tewas Dihantam Kayu Bertubi-tubi di Rumahnya
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.