Israel mengatakan bahwa puluhan aktivis dari armada bantuan yang menuju Gaza di lepas pantai Kreta akan dibawa ke Yunani tempat mereka akan turun. Kementerian luar negeri Israel mengatakan sekitar 175 aktivis telah diturunkan dari lebih dari 20 kapal dan sedang menuju kembali ke Israel.
Dilansir AFP, Jumat (1/5/2026), kapal-kapal yang dicegat merupakan bagian dari armada terbaru aktivis pro-Palestina yang berupaya menembus blokade Israel di Gaza.
Penyelenggara armada menyebutkan jumlah yang ditahan sebanyak 211 orang, termasuk seorang anggota dewan kota Paris.
"Dalam koordinasi dengan pemerintah Yunani, individu-individu yang dipindahkan dari kapal-kapal armada ke kapal Israel akan diturunkan di pantai Yunani dalam beberapa jam mendatang," tulis Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar di X, seraya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Yunani "atas kesediaannya untuk menerima para peserta armada."
Helene Coron, juru bicara Global Sumud Prancis, sebelumnya mengatakan dalam konferensi pers daring bahwa operasi tersebut terjadi di dekat pulau Kreta di Yunani, pada jarak yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dari pantai Gaza.
Yasmine Scola, seorang aktivis di atas kapal armada tersebut, mengatakan rekan-rekannya telah "diculik" oleh Israel.
(rfs/rfs)





