JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil yang terparkir di trotoar Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, diderek oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pada saat perayaan Hari Buruh 2026, Jumat (1/5/2026)
Pantauan Kompas.com di lokasi pukul 07.17 WIB, mobil berwarna abu-abu itu tampak terparkir di atas trotoar jalan menuju pintu kawasan IRTI Monas.
Kondisi mobil tampak terkunci tanpa ada sopir dan penumpang di dalamnya. Petugas terlihat melongok ke dalam mobil melalui kaca, tetapi keadaan di dalamnya kosong melompong.
Baca juga: Pagi Menegangkan di Slipi Jakbar, Truk Rem Blong dan Pecah Ban Nyaris Tabrak Kendaraan
Setelah itu, petugas tampak berjalan, berteriak, mencari-cari siapa pemilik kendaraan tersebut.
“Mobil, mobil, punya siapa mobil? Jangan parkir di sini,” teriak salah satu petugas.
Namun, tidak ada respons. Pemilik kendaraan tak kunjung muncul meski sudah dipanggil berulang kali.
Tak berselang lama, sebuah mobil traffic warden datang. Mobil berstiker Dishub DKI itu bersiap mengangkut kendaraan yang dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas.
Petugas Dishub DKI Jakarta, Salim, mengatakan pihaknya telah memantau kendaraan tersebut sejak pagi hari. Namun, sampa saat ini tidak ada tanda-tanda pemilik datang.
“Saya cari-cari enggak ada orangnya. Saya liatin ini dari pagi. Seharusnya taat peraturan kalau tidak boleh parkir sembarangan,” ucap Salim kepada Kompas.com.
Baca juga: Bus Massa Buruh Padati Jalan Medan Merdeka Selatan, Lalu Lintas Macet
Menurut dia, penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), mengingat lokasi tersebut akan dilalui rangkaian kegiatan May Day yang juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
“Saya sudah dikasih info sama Paspampres buat angkut karena ganggu jalan inikan aksi Hari Buruh bakal ada Presiden,” katanya.
Salim menyebutkan, pihaknya sebenarnya sudah berulang kali mengimbau masyarakat agar tidak parkir sembarangan, baik melalui media sosial maupun secara langsung di lapangan.
Namun, pelanggaran serupa masih kerap terjadi.
“Kita kalau kasi imbauan udah sering banget. Di sosial media, secara langsung tapi tetap saja susah dibilangin,” kata dia.
Setelah diderek, kendaraan tersebut rencananya akan dipindahkan ke lokasi parkir resmi yang telah disediakan pemerintah, yakni di Lapangan Banteng atau kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Baca juga: Sopir Taksi yang Terlibat Tabrakan Kereta di Bekasi Masih Berstatus Saksi, Belum Ditahan
“Udah ada tempat parkir resminya di Lapangan Banteng atau di GBK. Ini bakal di bawa ke Lapangan Banteng enggak ada sanksi hanya memindahkan saja,” ungkap Salim.
Sebagai informasi, peringatan May Day akan digelar di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga ketua panitia May Day, Andi Gani Nena Wea mengatakan, sebanyak 400.000 peserta dari kalangan buruh dan pengemudi ojek online.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



