Sambut Hari Pendidikan Nasional, Amartha Kembangkan Talenta Muda Lewat Beasiswa untuk Ratusan Pelajar SMA dan Mahasiswa di Daerah

harianfajar
11 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Di tengah percepatan transformasi digital, kebutuhan akan sumber daya manusia yang adaptif dan memiliki keterampilan masa depan menjadi semakin krusial.

Bidang Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics (STEAM) kinimenjadi fondasi penting dalam membentuk talenta yang mampu berinovasi dan menjawab kebutuhan industri.

Berdasarkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2024 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, kebutuhan talenta digital nasional diproyeksikan mencapai sekitar 12 juta orang hingga 2030, dengan kekurangan sekitar 2,7 juta talentayang belum terpenuhi.

Laporan IMDI juga menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan signifikan antarwilayah. Ini dalam tingkat kesiapan digital masyarakat, serta mayoritas keterampilan yang dimiliki masih berada pada level dasar dan belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri berbasis teknologi.

Bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, sekaligus sebagai bagian  dari upaya memperluas pengembangan talenta muda di Indonesia, Amartha Financial melalui amartha.org kembali membuka program pendaftaran Beasiswa Amartha  dengan kuota tahun ini mencapai 335 penerima.

Program ini merupakan wujud komitmen Amartha untuk mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap  berkontribusi di berbagai sektor industri.

Chairman of amartha.org, Aria Widyanto,
menyampaikan bahwa selama lebih dari 16 tahun mendampingi UMKM di perdesaan, Amartha melihat tantangan utama yang dihadapi talenta  muda di daerah bukan terletak pada potensi, melainkan pada akses dan kesiapan.

“Potensi talenta muda di daerah sangat besar, namun perlu didukung dengan akses, eksposur, dan pembekalan yang relevan agar siap bersaing dan berkontribusi,” ucapnya.

Di sini, Amartha  berupaya menjembatani potensi tersebut dengan mencetak talenta yang unggul secara akademis, memiliki jiwa kepemimpinan serta mampu menyelesaikan tantangan di lapangan, termasuk di akar rumput.

Tahun ini, Amartha memperluas kolaborasi dengan lebih  banyak universitas serta meningkatkan kuota penerima menjadi 85 penerima beasiswa untuk mahasiswa, serta 250 penerima untuk pelajar sekolah menengah atas,” jelas  Aria.

Beasiswa STEAM dan Frontier berfokus pada pengembangan mahasiswa di bidang sains dan sektor strategis, yang ditujukan bagi mahasiswa minimal semester empat dengan IPK sekurang-kurangnya 3,0 dari 10 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Sementara itu, Beasiswa Amartha Cendekia menyasar pelajar kelas XI SMA/SMK sederajat, khususnya mereka yang memiliki semangat belajar tinggi namun menghadapi keterbatasan akses pendidikan, dengan fokus pada dukungan akademik dan pengembangan karakter.

Kini, Amartha menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi unggulan, diantaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Syiah Kuala.

Lalu ada Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Mulawarman, sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas dan relevansi pengembangan talenta  yang dihasilkan melalui program ini.

“Melalui Beasiswa Amartha, kami tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan tetapi  juga membekali penerima dengan pembekalan kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis  dan praktik nyata mengerjakan proyek sosial yang didanai Amartha,” ujarnya.

Selama program, penerima beasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dari para profesional di bidangnya.

“Kami ingin memastikan talenta muda, khususnya dari daerah, memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Aria.

Dukungan yang diberikan dirancang sesuai kebutuhan tiap jenjang. Pada jalur mahasiswa, penerima Beasiswa STEAM dan Frontier mendapatkan bantuan pendidikan hingga Rp22 juta  per tahun, biaya hidup, pendanaan proyek sosial, hingga akses pelatihan dan peluang magang.  

Sementara pada Beasiswa Cendekia, Amartha memberikan dukungan biaya pendidikan bagi  pelajar SMA/SMK sederajat sebesar Rp3 juta per tahun, dengan tambahan Rp5 juta bagi  penerima yang berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Para penerima juga akan mengikuti berbagai program pengembangan selama satu tahun, mulai  dari kelas pengembangan diri, mentoring intensif, hingga kesempatan untuk terhubung dalam jejaring alumni dan inisiatif sosial.

Pendaftaran Program Beasiswa Amartha dilakukan secara online melalui laman resmi www.amartha.org hingga Juni 2026. (wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
May Day 2026, KSPSI Usulkan Beasiswa LPDP untuk Aktivis Buruh
• 1 jam laludetik.com
thumb
Dunia Panas! AS, Rusia, Israel Ikut Bermain—Iran Terjebak di Sudut Tanpa Jalan Keluar
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Prabowo Sedih Ada Orang Tinggi Pangkat tapi Semakin Tidak Jelas, Heran Banyak yang Pintar Maling
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Iran Aktifkan Pertahanan Udaranya, AS-Israel Siap Menyerang?
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.