Indofood (INDF) Cetak Laba Bersih Rp2,95 Triliun Kuartal I/2026, Tumbuh 8,6%

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten milik konglomerat Anthoni Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,95 triliun pada kuartal I/2026, tumbuh 8,6% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Melansir laporan keuangan INDF, total penjualan bersih yang mampu dibukukan perseroan kuartal I/2026 mencapai Rp33,89 triliun. Realisasi itu mencerminkan pertumbuhan hingga 7,4% YoY dari Rp31,55 triliun pada periode yang sama 2025.

Kontribusi terbesar pendapatan Indofood sepanjang kuartal I/2026 masih datang dari produk konsumen bermerek, dengan pendapatan senilai Rp21,49 triliun. Mengekor di belakangnya, pendapatan dari segmen Bogasari juga tercatat senilai Rp8,54 triliun, agribisnis sebesar Rp4,91 triliun, hingga distribusi senilai Rp2,11 triliun per akhir Maret 2026.

Sejalan dengan meningkatnya penjualan perseroan, INDF turut membukukan beban pokok penjualan yang membengkak menjadi Rp22,73 triliun per Maret 2026, naik dari Rp20,66 triliun pada periode yang sama 2025.

Meski begitu, laba bruto yang mampu dibukukan INDF sepanjang kuartal I/2026 tercatat naik 2,49% menjadi Rp11,15 triliun, dibandingkan Rp10,88 triliun pada periode Januari—Maret 2025.

Setelah dikurangi berbagai beban dan pajak, Indofood membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih senilai Rp2,95 triliun pada kuartal I/2026. Realisasi itu mencerminkan kenaikan 8,6% YoY dari Rp2,72 triliun pada periode yang sama 2025.

Baca Juga

  • Indofood CBP (ICBP) Cetak Laba Rp9,22 Triliun Sepanjang 2025, Naik 30,30%
  • Indofood (INDF) Cetak Laba Bersih Rp10,68 Triliun Sepanjang 2025
  • Indofood (INDF) Bicara Risiko Kenaikan Harga Bahan Baku Akibat Perang AS-Iran

Alhasil, melesatnya laba bersih Indofood turut mengerek laba per saham menjadi Rp337 pada 3 bulan pertama 2026, dari Rp310 per saham pada kuartal I/2025.

Dari sisi neraca, Indofood membukukan total aset senilai Rp226,51 triliun per Maret 2026. Realisasi itu meningkat dari Rp217,98 triliun pada Desember 2025.

Sementara itu, total liabilitas INDF tercatat senilai Rp100,93 triliun per 30 Maret 2026. Realisasi itu mencerminkan kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp97,74 triliun. 

Di sisi lain, ekuitas perseroan tercatat senilai Rp125,57 triliun per Maret 2026, naik dibandingkan Rp120,23 triliun pada Desember 2025. Kenaikan terutama disebabkan oleh saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.

Indofood Sukses Makmur Tbk. - TradingView
_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pidato Hari Buruh: Prabowo Beri Kado KUR Bunga Rendah
• 5 jam lalucelebesmedia.id
thumb
May Day di Monas, Dirlantas Polda Metro Jaya Bakal Tindak Tegas Parkir Liar
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 1-2 Mei 2026, Sejumlah Wilayah Berstatus Siaga
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Yesaya Abraham Akui Peran di Beri Cinta Waktu Jadi yang Paling Menguras Emosi Sepanjang Kariernya
• 5 jam laluintipseleb.com
thumb
8 Calon Jemaah Gagal Berangkat, Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.