Aung San Suu Kyi Dipindahkan ke Tahanan Rumah, Sang Anak Tuntut Bukti Nyata

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Nay Pyi Taw: Mantan pemimpin Myanmar yang ditahan, Aung San Suu Kyi, dilaporkan telah dipindahkan ke tahanan rumah. Namun, pihak keluarga masih meragukan kebenaran informasi yang disiarkan oleh media pemerintah negara tersebut.

Peraih Nobel Perdamaian berusia 80 tahun itu diketahui telah ditahan sejak ia digulingkan dari jabatannya dalam kudeta militer pada tahun 2021. Selama ini, ia kemungkinan besar ditahan secara tertutup di sebuah penjara militer di ibu kota Nay Pyi Taw.

Pemimpin junta militer Min Aung Hlaing, yang menjadi otak di balik kudeta tersebut, mengeluarkan pernyataan resmi bahwa ia telah mengurangi sisa hukuman Suu Kyi. Hukuman tersebut kini diizinkan untuk dijalani di sebuah kediaman yang telah ditentukan oleh pihak berwenang.

Media pemerintah Myanmar turut menyiarkan sebuah foto yang memperlihatkan Suu Kyi sedang duduk bersama dua petugas berseragam. Namun, putra Suu Kyi, Kim Aris, mengaku sangat skeptis terhadap pengumuman tersebut karena tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa ibunya masih hidup dan dalam kondisi baik.

Kim Aris menyebut foto yang disiarkan oleh media pemerintah itu sama sekali tidak berarti karena foto tersebut sebenarnya diambil pada tahun 2022 lalu.

"Saya harap ini benar. Saya masih belum melihat bukti nyata yang menunjukkan bahwa dia telah dipindahkan. Jadi, sampai saya diizinkan berkomunikasi dengannya, atau seseorang dapat memverifikasi secara independen kondisinya dan keberadaannya, maka saya tidak akan mempercayai apa pun," tegas Kim Aris, dikutip dari BBC, Jumat, 1 Mei 2026.

Sebelum adanya pengumuman mengejutkan ini, publik sama sekali tidak mengetahui informasi pasti mengenai kesehatan maupun kondisi tempat tinggal Suu Kyi. Kim Aris pada bulan Desember lalu bahkan mengaku sudah bertahun-tahun tidak mendengar kabar apa pun dari sang ibu.

Di sisi lain, tim kuasa hukum Suu Kyi menyatakan bahwa mereka tidak menerima pemberitahuan langsung mengenai pemindahan status kliennya menjadi tahanan rumah. Pengacara diketahui belum pernah bertemu dengan Suu Kyi selama lebih dari tiga tahun, sementara pihak keluarga kehilangan kontak selama lebih dari dua tahun.

Satu-satunya gambar Suu Kyi yang terlihat oleh publik sebelum pengumuman ini adalah saat ia hadir di pengadilan pada Mei 2021 lalu, yang mana merupakan awal dari serangkaian persidangan oleh militer atas tuduhan yang secara luas dianggap sebagai rekayasa. Sejak saat itu, vonis hukuman 33 tahun penjaranya telah dikurangi beberapa kali.

Kemunculan tiba-tiba berita tentang Suu Kyi di media pemerintah ini memunculkan spekulasi bahwa pihak militer mungkin tengah mempersiapkan perubahan status lebih lanjut, termasuk kemungkinan pembebasan sebagian atau seluruhnya. 

Langkah ini disinyalir sebagai upaya Min Aung Hlaing untuk mengakhiri isolasi internasional terhadap rezimnya, terlebih junta tampak lebih percaya diri usai mengeklaim serangkaian kemenangan di medan perang melawan kelompok oposisi.

Aung San Suu Kyi pernah menjadi simbol perlawanan tanpa kekerasan yang memenangkan kekaguman dunia hingga meraih Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1991. Namun, citra internasionalnya hancur usai ia memutuskan untuk memimpin pembelaan Myanmar terhadap tuduhan genosida kekejaman militer terhadap Muslim Rohingya pada tahun 2017 di Mahkamah Internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat
• 46 menit lalurctiplus.com
thumb
Presiden Prabowo Mendengar Keluh Kesah Akar Rumput, Petani SWB Indonesia Berikan Dukungan
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Terima Audiensi Buruh, Dasco Pastikan Atasi Masalah Kawasan Hutan
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Viral di Medsos, Atap Kelas Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras Mahasiswa Panik Lari Berhamburan
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Harga Emas Menggila, Margin Laba MDKA Lompat 130%
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.