Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di kawasan Monas dan sekitarnya, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5), menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan ada beberapa titik aksi unjuk rasa yang berdampak langsung terhadap arus kendaraan.
“Saat ini terdapat tiga titik yang terjadi penyampaian pendapat ataupun berorasi sehingga menyebabkan terjadinya kepadatan arus lalu lintas yang cukup signifikan. Pertama adalah di Patung Kuda, kedua adalah di depan gedung Pertamina, dan yang ketiga adalah di depan Kedubes AS,” kata Robby saat dihubungi, Jumat (1/5).
Ia menjelaskan, aktivitas massa di titik-titik tersebut membuat arus lalu lintas tersendat, terutama di ruas-ruas jalan sekitar Monas.
“Nah, ini sehingga menyebabkan terjadinya arus lalu lintas yang tersendat,” ujarnya.
Ia menyampaikan, kepadatan masih terjadi di Jalan Merdeka Timur, termasuk dari kawasan Tugu Tani mengarah ke Kedutaan Besar Amerika Serikat.
“Jadi untuk saat ini terpantau yang masih padat yaitu di Jalan Merdeka Timur, termasuk juga dari Tugu Tani sampai dengan Kedubes AS. Untuk Merdeka Barat, Merdeka Selatan, dan Merdeka Utara masih cukup kondusif,” jelasnya.
Robby menambahkan, kepadatan juga dipicu oleh banyaknya massa yang menyeberang jalan serta turun dari bus di sejumlah pintu masuk kawasan Monas.
“Kali ini kepadatan karena banyaknya masyarakat yang menyeberang ataupun turun dari bus yang ada di Pintu Gambir ataupun Pintu Monas, termasuk juga masyarakat yang berjalan kaki menuju Masjid Istiqlal dari Pintu Pertamina Monas,” tuturnya.
Untuk mengurai kepadatan, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas di beberapa titik.
“Kita sudah melakukan CB-CB rekayasa lalin untuk kendaraan yang mengarah ke Sudirman-Thamrin, yang mengarah ke Kedubes AS tidak diizinkan,” ujarnya
“Sementara untuk Merdeka Selatan yang mengarah ke Kedubes AS sementara kita luruskan (ke Merdeka Timur), yang di Patung Kuda kita luruskan mengarah ke Bundaran HI ataupun mengarah ke Sudirman-Thamrin, sehingga nanti bisa belok kiri di Kebon Sirih ataupun di Sarinah,” pungkasnya.





