Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan hari buruh atau May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Kepada ribuan buruh yang hadir di acara tersebut, Prabowo menjanjikan sisa hidupnya diabdikan untuk rakyat.
"Saudara memberi mandat kepada saya dan percayalah saya akan memberi segalanya untuk membela rakyat saya! Sisa hidup saya, sisa hidup saya adalah untuk rakyat saya, saudara-saudara sekalian," kata Prabowo saat berpidato, Jumat (1/5/2026).
Advertisement
Menurut Prabowo, bukan hal mudah untuk berada di posisinya saat ini sebagai presiden Republik Indonesia. Namun kekalahan demi kekalahan setiap kontestasi pemilihan presiden tidak membuatnya mengurungkan niat untuk dapat mensejahterakan rakyat kecil, seperti buruh, petani dan nelayan.
"Saudara-saudara sekalian, saya... lima kali saya ingin jadi presiden. Lima kali. Empat kali kalah. Tapi saya merasa, buruh, tani, dan nelayan selalu bersama saya saudara-saudara. Saya, kita tahu kadang-kadang elit-elit itu... kadang-kadang merekalah banyak akal. Tapi nggak apa-apa! Akhirnya saudara memberi mandat kepada saya," bangga Prabowo.
Karena itu, demi menjaga amanat tersebut, Prabowo meminta para pembantunya untuk mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, kepada kelompok buruh dan masyarakat kecil.
"Anda tanya semua menteri saya, saya memberi instruksi: saudara-saudara para menteri, kalau menyusun kebijakan, berpikir, bertanya, apakah ini menguntungkan rakyat kecil atau tidak? Kalau menguntungkan rakyat kecil, laksanakan. Itu sudah benar, enggak usah ragu-ragu," Prabowo menandasi.




