Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto menggelontorkan rangkaian janji besar di hadapan ribuan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional.
Dari sektor transportasi digital hingga perumahan, dari perlindungan tenaga kerja hingga kesejahteraan nelayan, pemerintah menyiapkan paket kebijakan yang disebut menyasar langsung kebutuhan rakyat pekerja.
1. Ojol Dapat Porsi 92 Persen, Potongan Aplikator Dipangkas
Salah satu janji paling menyita perhatian adalah perubahan drastis skema pembagian pendapatan bagi pengemudi ojek online. Prabowo menegaskan bahwa pengemudi harus mendapatkan porsi minimal 92 persen.
“Pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,” kata Prabowo.
Ia menilai selama ini potongan aplikator tidak sebanding dengan risiko pekerjaan di lapangan.
“Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari,” sebut Prabowo.
2. Satgas PHK Dibentuk, Negara Siap Turun Tangan
Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah resmi membentuk Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh melalui Keppres Nomor 10 Tahun 2026. Prabowo memastikan negara akan hadir ketika pekerja terancam kehilangan pekerjaan.
“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh, yang diancam PHK kita akan bela dan kita akan lindungi,” ungkap Prabowo.
“Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat, kita akan ambil alih, kita akan bela rakyat, jangan khawatir,” imbuh dia.
3. Rumah Buruh Dekat Industri, Cicilan Hingga 40 Tahun
Masalah klasik hunian buruh juga dijawab lewat program pembangunan 1 juta rumah. Hingga kini, sekitar 350 ribu unit telah dibangun, dengan target percepatan tahun ini.
“Rumah-rumah ini akan sesuai saran saudara, akan dibuat di klaster yang dekat dengan kawasan industri, dekat tempat pekerja dan saya sudah rencanakan kita akan bikin kota-kota baru,” ujarnya.
Konsepnya bukan sekadar hunian, tetapi kota baru dengan fasilitas lengkap.
“Supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik, dan saudara kita akan coba nanti buruh yang diberi kartu bisa naik transportasi dengan harga yang sangat ringan,” jelas dia.
4. Kredit Murah 5 Persen untuk Rakyat
Prabowo juga menargetkan reformasi besar di sektor pembiayaan dengan menekan bunga pinjaman rakyat kecil menjadi maksimal 5 persen per tahun melalui bank milik negara.




