Awal Mei, Harga Bawang dan Cabai di Cirebon Kompak Meroket

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON- Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Cirebon mengalami kenaikan pada Jumat (1/5/2026). Lonjakan paling mencolok terjadi pada bawang merah dan beberapa jenis cabai, sementara bahan pokok lain seperti beras, gula, dan minyak goreng relatif stabil.

Berdasarkan data panel harga tingkat Jawa Barat di pasar tradisional, bawang merah ukuran sedang tercatat mencapai Rp45.900 per kilogram atau naik 8,13% dibanding hari sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar yang menembus Rp 51.700 per kilogram, naik 4,55%. 

Cabai merah keriting ikut terdongkrak menjadi Rp50.250 per kilogram atau naik 2,03%, sedangkan cabai rawit hijau naik 3,45% menjadi Rp55.550 per kilogram.

Di sisi lain, cabai rawit merah justru mengalami penurunan signifikan sebesar 10,98% menjadi Rp61.600 per kilogram. Penurunan ini menjadi anomali di tengah tren kenaikan harga cabai lainnya.

Sementara itu, komoditas beras dari berbagai kualitas terpantau stabil. Beras kualitas bawah I berada di level Rp14.150 per kilogram, kualitas medium I Rp15.350 per kilogram, hingga beras kualitas super I Rp17.100 per kilogram. Stabilnya harga beras menunjukkan pasokan masih mencukupi di tingkat distribusi.

Pantauan di beberapa pasar tradisional Kabupaten Cirebon menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung normal, meski pembeli mulai mengeluhkan kenaikan harga bumbu dapur. 

Di Pasar Sumber, misalnya, pedagang menyebut harga bawang merah sudah merangkak naik sejak beberapa hari terakhir.

“Harga bawang merah sekarang mahal, biasanya di bawah Rp40 ribu, sekarang hampir Rp46 ribu per kilo,” ujar salah satu pedagang. Ia menilai kenaikan dipicu berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi.

Hal serupa terjadi pada cabai. Pedagang mengaku harga cabai cenderung fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga cabai merah besar dan keriting disebut dipengaruhi faktor cuaca yang mengganggu panen.

Meski demikian, sejumlah komoditas protein hewani relatif stabil. Harga daging ayam ras segar tercatat Rp36.400 per kilogram atau turun tipis 0,68%. Adapun daging sapi kualitas 1 berada di angka Rp155.550 per kilogram, naik tipis 0,26%, dan kualitas 2 sebesar Rp146.400 per kilogram atau naik 0,31%.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir baik kualitas premium maupun lokal tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di Rp19.450 dan Rp18.700 per kilogram. 

Minyak goreng curah justru turun tipis menjadi Rp22.700 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek mengalami kenaikan tipis di kisaran Rp100 hingga Rp150 per kilogram.

Telur ayam ras segar juga mengalami penurunan harga sebesar 1,06% menjadi Rp 28.050 per kilogram. Penurunan ini diduga akibat pasokan yang melimpah di tingkat peternak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Indonesia vs Korea Selatan di Semifinal Uber Cup 2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
2 Fakta Terkini Banjir Rendam 31 RT Jakarta 1 Mei 2026
• 2 jam laludetik.com
thumb
Awal Mei, Harga Bawang dan Cabai di Cirebon Kompak Meroket
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Temui Buruh saat May Day 2026, Prabowo Tegaskan Tak Gentar Bela Rakyat
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Shin Tae-yong Resmi Jadi Penasihat Timnas Football 7 Indonesia, Ini Tugas Barunya!
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.