TEL AVIV, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mencibir para aktivis Global Sumud Flotilla, yang terus berusaha menembus blokade Israel atas Gaza melalui laut. Ia mengatakan para aktivis itu hanya akan bisa melihat Gaza dari Youtube.
Sindiran itu diungkapkan Netanyahu setelah Angkatan Laut (AL) Israel menyerang perahu-perahu sipil yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla di perairan internasional di Laut Mediterania, Rabu (29/5/2026) malam waktu setempat.
Netanyahu menuding Global Sumud Flotilla sebagai pendukung Hamas.
“Kerja bagus untuk AL kami! Saya menginstruksikan mereka untuk menghalau Flotilla, pendukung Hamas untuk mencapai pantai Gaza,” kata Netanyahu, dikutip dari The Times of Israel.
Baca Juga: Trump Kesal Kongres AS Berupaya Batasi Kewenangan dalam Perang: Mereka Selalu Melakukannya
“Tugas itu dilakukan dengan sukses. Tak ada satu kapal ataupun pendukung Hamas tiba di wilayah kami, tidak juga di wilayah maritim kami,” tambahnya.
Ia juga menyebut upaya Global Sumud Flotilla untuk mendobrak blokade Israel terhadap Gaza yang sudah berlangsung sejak 2007, tak akan pernah berhasil.
“Mereka telah dipulangkan dan akan kembali ke negara asal mereka. Mereka akan terus menonton Gaza hanya dari YouTube,” tuturnya.
Sebelumnya, Global Sumud Flotilla, organisasi yang didirikan masyarakat sipil internasional untuk menantang blokade Israel, mengatakan pada Kamis (30/4/2026) pagi, perahu-perahu mereka diserang di perairan internasional.
Israel juga dilaporkan telah menculik ratusan orang dari berbagai negara yang ikut serta dalam gerakan tersebut.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, The Times of Israel
- netanyahu
- israel
- global sumud flotilla
- gaza
- Benjamin Netanyahu
- Blokade Israel atas Gaza





