Polisi Sebut Korban Daycare Little Aresha Terus Bertambah: Mungkin 100 Lebih

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Polisi menyebut jumlah anak korban kekerasan di daycare Little Aresha Yogyakarta terus bertambah. Hal ini berdasarkan laporan yang masuk ke layanan aduan yang didirikan Pemkot Yogyakarta.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian mengatakan, laporan yang masuk ke posko polisi ada 10 orang. Jumlah ini merupakan bagian dari 53 korban yang tercatat pada 24 April lalu.

Sementara untuk posko yang dibuka Pemkot Yogyakarta, ia memprediksi jumlah laporan sudah lebih dari 100 orang. Sebab, laporan terakhir tercatat mencapai 93 orang.

"Baru 10 orang yang melaporkan ke posko kita, di posko polisi. Namun, dari Pemkot, Pak Wali Kota menyampaikan mungkin sekarang sudah 100 lebih. Kemarin Pak Wali Kota menyampaikan 93 orang melapor," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian saat ditemui di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (1/5).

Adrian menyebut, jika 93 laporan tersebut merupakan korban baru, maka pelaporan tindak pidana dapat menggunakan bukti rekam medis seperti visum.

Namun, jika kejadian sudah lama, dasar pelaporan dapat menggunakan rekam medis lama atau asesmen kondisi psikis.

"Apabila terjadi kekerasan fisik, akan kita arahkan untuk berobat dan atau kita minta rekam medis. Kalau yang lama, kita minta rekam medis lama. Kalau yang masih ada bekas, kita suruh berobat. Nanti akan kita minta visumnya," kata Adrian.

"Namun apabila secara fisik tidak ada bekas, nanti akan kita asesmen ke UPTD PPA. Kemarin LPSK menyatakan, ini kerugiannya bukan hanya kerugian materiil. Semua dihitung, baik tumbuh kembang anak yang seharusnya pada usia segini sudah seperti ini, nanti akan dihitung oleh tim ahli. Tim ahli gizi, kesehatan, semua nanti akan terlibat," katanya.

Adrian berkomitmen mengusut kasus ini secara tuntas. Ia ingin semua anak yang menjadi korban bisa kembali pulih seperti sediakala.

Selain proses pidana, para korban juga menempuh restitusi atau ganti kerugian kepada pemilik Little Aresha.

"Nanti laporan resmi itu akan kita buatkan surat ke LPSK bahwa A ini korban, silakan dihitung restitusinya. Dihitung dari gizinya, dari kesehatannya," ujarnya.

53 Korban Belum Semua Melapor

Adrian mengatakan, dari 53 korban yang ditemukan polisi saat penggerebekan, belum semuanya melapor. Ada orang tua yang masih takut untuk membuat laporan.

"Ketakutan untuk melapor. Bahkan mereka bilang, 'Kalau saya ketahuan sama orang tua saya bagaimana?' Masih banyak masalah seperti itu yang memang harus kita berikan motivasi," katanya.

"Harus kita berikan pemahaman-pemahaman hukum kepada orang tua korban," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Buruh, Prabowo Umumkan Telah Teken Keppres Satgas Mitigasi PHK
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Dalami Jumlah Tenaga Outsourcing Terkait Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq di Pemkab Pekalongan
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi Cuma 8 Persen: Kalo Enggak Mau Ikut tak Usah di Indonesia
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
DKI Jakarta bakal Diguyur Hujan pada Hari Buruh Internasional 2026
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penanganan Laka Kereta Diminta Mitigasi Rantai Pasok Logistik
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.