TABLOIDBINTANG.COM - Aktor tampan Yesaya Abraham buka-bukaan soal tantangan emosional yang kerap dialami saat menjalani proses syuting sinetron Beri Cinta Waktu.
Bukan sekadar menghafal dialog, Yesaya mengungkap bahwa mengelola emosi jadi salah satu kunci penting agar tetap profesional di lokasi syuting.
Dalam sesi wawancara virtual pada Kamis (30/4) sore, Yesaya mengaku berusaha keras untuk tidak membawa emosi karakter hingga ke kehidupan pribadi, apalagi setelah syuting selesai.
“Kalau dari aku pribadi sih, jangan sampai kebawa sampai pulang. Jadi apa yang kita deliver di set, ya cukup di situ aja,” ujarnya tegas.
Menurut Yesaya, dunia akting memang menuntut pendalaman emosi yang kuat. Namun, jika tidak dikontrol dengan baik, hal itu justru bisa berdampak buruk bagi kondisi mental seorang aktor.
“Bayangin aja kita syuting seharian, ratusan scene. Kalau semua emosi itu dibawa terus, kita bisa hancur sendiri,” jelasnya.
Cara Kelola Emosi
Untuk menyiasati hal tersebut, Yesaya punya cara tersendiri dalam mengelola emosi. Ia selalu memastikan memahami isi skrip secara mendalam sebelum mulai berakting.
Mulai dari alur cerita, kondisi karakter, hingga kemungkinan reaksi di setiap situasi, semuanya dipelajari dengan detail.
“Pertama harus tahu dulu isi skrip, terus paham karakter ini bakal ngapain di setiap situasi. Jadi semuanya sudah terprogram,” katanya.
Menariknya, Yesaya justru memilih untuk menjaga dirinya tetap menjadi pribadi asli saat berada di luar set.
Baginya, memisahkan kehidupan pribadi dan karakter adalah hal yang wajib dilakukan agar tetap sehat secara mental.
“Di luar set, aku mencoba untuk tetap jadi diri sendiri. Tapi kalau di set, ya total jadi karakter itu,” tambahnya.
Pendekatan ini terbukti membuat Yesaya mampu menjaga performanya tetap stabil tanpa harus terbebani secara emosional. Hal ini juga menjadi bukti profesionalisme aktor muda yang tengah naik daun tersebut.




