Menteri PPPA Kecam Penganiayaan di Daycare Aceh: Anak Tak Boleh Jadi Korban Kelalaian Sistemis

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menegaskan kasus dugaan penganiayaan terhadap tiga anak di sebuah daycare di Banda Aceh sebagai peringatan keras bagi penguatan perlindungan anak. Kejadian ini tidak boleh terulang, terutama di fasilitas yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pengasuhan anak.

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus tersebut, terlebih sebelumnya juga terjadi kasus serupa di Yogyakarta.

Advertisement

BACA JUGA: Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ART, Polisi Ungkap Dugaan Kasusnya

“Anak-anak tidak boleh menjadi korban kelalaian sistemis,” tegasnya, Jumat (1/5/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran, lanjut Arifah, daycare tempat terjadinya kekerasan di Banda Aceh beroperasi tanpa izin resmi, sama seperti kasus di Yogyakarta. Menurut dia, legalitas bukan sekadar administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk menjamin keamanan anak.

Dia menekankan pentingnya penerapan standar Taman Asuh Ramah Anak (TARA), serta pengawasan berkala terhadap seluruh lembaga daycare agar sesuai dengan standar pengasuhan yang layak.

“Pastikan mereka memiliki izin resmi dan memenuhi standar pengasuhan yang layak. Pengawasan tidak boleh hanya formalitas,” tegasnya, dilansir Antara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringati May Day 2026, 13.609 Buruh dari Karawang Berangkat ke Jakarta!
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Sensasi Bersantap di Ketinggian, Dome Baru Hyatt Place Makassar Tawarkan Pengalaman Premium
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Suara Jadi Aset, Taylor Swift Ajukan Merek Dagang
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Jasa Marga Kebut Tol Yogyakarta-Bawen Usai Dapat Kredit Sindikasi Rp17,92 Triliun
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
May Day 2026: Adu Musik di Depan Kantor Dubes AS, Mobil Komando Jadi Sound Horeg
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.