Aksi May Day di DPR RI Penuh Simbol, Nelayan Pesisir Ikut Bersuara

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Demonstrasi kali ini diwarnai berbagai bentuk protes kreatif dan simbolis yang menarik perhatian publik.

Salah satu yang mencolok adalah kehadiran replika menyerupai sosok Donald Trump.

Baca juga: Massa May Day 2026 Mulai Padati Gerbang DPR RI, Lalu Lintas Dialihkan

Replika tersebut menampilkan figur berbaju hitam dengan wajah merah dan rambut kuning.

Patung itu ditempatkan di atas platform beroda dan dikelilingi kerucut lalu lintas, sehingga menjadi pusat perhatian massa di depan gerbang utama DPR RI.

Selain itu, massa aksi juga membawa replika kapal nelayan beroda yang memuat pesan-pesan dari masyarakat pesisir Jakarta.

Baca juga: May Day 2026, Puan Dorong Perlindungan Buruh dari PHK hingga Outsourcing

Kapal tersebut dihiasi bendera bertema One Piece serta spanduk besar berisi tuntutan terkait perlindungan ruang hidup nelayan dan penghentian proyek-proyek yang dinilai merugikan masyarakat pesisir.

Spanduk bertajuk “8 Amarah Dari Teluk & Pesisir Jakarta” memuat sejumlah tuntutan sebagai berikut:

  1. Hentikan seluruh proyek perampasan pesisir.
  2. Cabut seluruh kebijakan yang memprivatisasi laut dan ruang hidup rakyat.
  3. Akui wilayah tangkap dan ruang hidup nelayan sebagai hak yang tidak bisa digusur oleh proyek apa pun.
  4. Hentikan penggusuran, intimidasi, dan kriminalisasi terhadap warga pesisir.
  5. Lindungi ekosistem laut dari praktik-praktik yang merusak serta berikan jaminan ketidakberulangan.
  6. Pulihkan ekologi Teluk Jakarta yang telah dirusak.
  7. Berikan pengakuan, perlindungan kerja, dan jaminan sosial penuh bagi nelayan, petambak, dan perempuan pesisir sebagai bagian dari kelas pekerja.
  8. Libatkan rakyat secara nyata, bukan formalitas, dalam setiap pengambilan keputusan.

Salah satu peserta aksi, Rizal (34), mengatakan simbol-simbol dalam demonstrasi merupakan bentuk ekspresi keresahan masyarakat terhadap kondisi sosial dan ekonomi saat ini.

“Kami ingin menunjukkan bahwa persoalan buruh tidak berdiri sendiri. Ada keterkaitan dengan isu lingkungan, pesisir, dan ruang hidup masyarakat kecil,” ujar Rizal saat ditemui Kompas.com di lokasi.

Baca juga: Antara Perayaan dan Kecemasan: Membaca Ulang Makna May Day

Peserta aksi lainnya, Ria (29), yang mengaku berasal dari komunitas pesisir Jakarta, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap kebijakan yang berdampak pada kehidupan mereka.

“Lewat aksi ini, kami ingin suara kami benar-benar didengar,” kata Ria.

Aksi May Day tahun ini tidak hanya menjadi momentum perjuangan hak-hak buruh, tetapi juga menjadi ruang solidaritas bagi berbagai kelompok masyarakat yang menghadapi persoalan serupa, mulai dari pekerja industri hingga komunitas pesisir.

Akibat membludaknya massa, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto mengalami penutupan sementara.

Baca juga: Alasan Kelompok Buruh Ini Pilih May Day di Depan DPR, Bukan di Monas

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kendaraan dialihkan menuju kawasan Jalan Asia Afrika dan sejumlah ruas jalan alternatif di sekitarnya guna mengurai kepadatan di sekitar lokasi demonstrasi.

Hingga pukul 15.00 WIB, massa aksi masih melakukan orasi dari atas mobil komando. Sementara itu, sebagian peserta terlihat beristirahat sambil makan di badan jalan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenhaj Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Tergiur Tawaran Haji Tanpa Antre
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
5 Ribu Buruh Diperkirakan Gelar Aksi May Day di DPR
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penampilan Memukau Robot Sophia Nyanyi Lagu Klasik
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
RUU Pemilu Belum Dibahas, DPR Pertimbangkan Putusan MK hingga Kajian Parpol
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.