JAKARTA, KOMPAS.com - Momen canda mewarnai awal pidato Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Hari Buruh di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Dikutip dari tayangan Kompas TV, awalnya Prabowo terlebih dahulu menyapa para pejabat yang hadir.
Di atas panggung, Prabowo didampingi beberapa orang, salah satunya Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Ia memulai dengan menyapa Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria.
Baca juga: Berkah Hari Buruh bagi Slamet, 300 Roti Dagangannya Ludes dalam 2 Jam
Selanjutnya, Prabowo juga menyapa Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut hadir di lokasi.
Saat menyapa para tamu, Prabowo menyebut nama Pramono dengan gaya santai, lalu berkelakar soal kesamaan nama mereka.
“Bowonya sama, partainya lain, enggak apa-apa,” ujar Prabowo, disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Candaan tersebut sekaligus menegaskan bahwa perbedaan latar belakang politik tidak menjadi penghalang dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya kaum buruh.
“Untuk buruh tidak ada partai. Kita semua membela kepentingan buruh,” kata Prabowo.
Baca juga: Saat Barikade Beton di Gedung DPR Disulap Jadi “Papan Suara” Massa Aksi Hari Buruh
Sementara itu, Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan 11 tuntutan buruh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Iqbal mengatakan, seluruh isu tersebut dibawa sebagai aspirasi agar segera ditindaklanjuti pemerintah.
“Bapak Presiden yang kami hormati, kami membawa 11 isu yang mungkin bisa menjadi aspirasi,” kata Iqbal.
Tuntutan pertama adalah mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan, yang menurutnya kerap tertunda akibat tarik-menarik kepentingan.
“Oleh karena itu, kami memohon dengan segala hormat, melalui May Day ini mudah-mudahan di May Day tahun depan Undang-Undang Ketenagakerjaan sudah disahkan dan melindungi kaum buruh di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Baca juga: Ada Aksi Hari Buruh, Arus Lalu Lintas di Sekitar Monas Dialihkan