Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan peresmian Museum Marsinah yang terletak di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada bulan ini sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan buruh di Indonesia.
Ia menyebutkan bahwa langkah itu adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mengapresiasi peran buruh dalam pembangunan ekonomi nasional.
“Saya kira dalam satu tahun ini, saudara-saudara bisa menilai kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh. Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional,” ujarnya dalam pidato Peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jumat (1/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Kritik Praktik Korupsi di Kalangan Elite, Sebut Elite 'Pintar Maling'
Berlangsung di bulan ini, peresmian tersebut akan dilakukan di lokasi yang juga memiliki nilai historis yakni rumah nenek Marsinah yang menjadi tempat tinggal sang pahlawan dari kecil hingga remaja.
“Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” katanya.
Sebelumnya, aksi presiden ini sempat mendapat perhatian dari kalangan serikat pekerja. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) versi Andi Gani Nena Wea, Andi Gani Nena Wea, juga telah mengingatkan komitmen Presiden terkait realisasi pembangunan museum tersebut.
“Yang ketiga, kami mengingatkan kepada Bapak. Bapak punya janji untuk meresmikan Museum Marsinah simbol perjuangan buruh di Nganjuk, Jawa Timur. Semoga Bapak menyempatkan di rangkaian May Day ini untuk meresmikan Museum Ibu Marsinah simbol perjuangan kami,” ujarnya pada momen yang sama.





