Jakarta: Memperingati Hari Buruh atau dikenal sebagai Mayday, Panasonic Gobel Group melakukan penanaman 1.500 pohon. Penanaman dilakukan di lingkungan pabrik Panasonic Manufacturing Indonesia.
“Ini bagian dari komitmen Panasonic dan Gobel Group terhadap kelestarian lingkungan hidup, penghijauan, dan ikut menurunkan suhu udara yang sedang menghadapi pemanasan global dan climate change,” kata pemimpin Panasonic Gobel Group, Rachmat Gobel, Jumat, 1 Mei 2026.
Kegiatan itu diselenggarakan oleh asosiasi buruh di lebih dari 20 perusahaan yang tergabung dalam Gobel Group. Hadir Presiden Serikat Pekerja Panasonic Gobel Group, Djoko Wahyudi, CEO Gobel Group Hiramsyah Thaib, para direksi, komisaris, aktivis buruh, dan seluruh karyawan Gobel Group.
Kegiatan penanaman pohon ini sudah menjadi tradisi di Gobel Group dalam memperingati Hari Buruh. Bahkan, Mei 2026 ini menjadi Bulan Buruh di Gobel Group dengan beragam kegiatan yang diberi nama Gobel Championship. Dalam kompetsisi itu, ada 330 piala yang diperebutkan.
Melalui penanaman pohon ini, kata Gobel, juga menjadi simbol bahwa Gobel Group terus tumbuh dan berkembang serta pro terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Baca Juga :
1 Juta Rumah untuk Buruh Dibangun Tahun IniMenurut Gobel, Saat almarhum pendiri Gobel Group, Thayeb M Gobel wafat, ada 4 perusahaan dan 2 ribu karyawan. Sekarang, kata dia, sudah lebih dari 20 perusahaan dan lebih dari 16 ribu karyawan.
"Ini menunjukkan Gobel Group terus tumbuh dan berkembang, dan itu tumbuhnya bersama dengan karyawannya. Para buruhlah yang membuat perusahaan ini terus tumbuh dan berkembang,” kata Gobel..
Gobel mengatakan, melalui filosofi Pohon Pisang dan Tujuh Prinsip Perusahaan, Gobel Group membangun ikatan kekeluargaan dengan para karyawan sebagai satu keluarga besar.
“Buruh atau pekerja bukan menjadi alat produksi yang semata-mata karena faktor timbal balik materi, tapi menempatkan buruh sebagai manusia. Gobel Group memiliki filosofi memanusiakan manusia dan bukan mempekerjakan manusia,” katanya.
Melalui semua filosofi tersebut, kata Gobel, maka perusahaan sangat menghormati. Termasuk, sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan.
“Keuntungan dimulai dari kinerja karyawan di level paling ujung. Semua menjadi satu kesatuan ekosistem yang saling menopang. Tanpa peran serta mereka maka tak akan ada keuntungan,” katanya.
Gobel menceritakan bahwa sebagai pimpinan tertinggi di perusahaan ia sering bertemu orang. Mereka, kata dia, meminta anak atau kerabatnya untuk menjadi karyawan, walaupun hanya menjadi tukang sapu.
Panasonic Gobel Group memperingati Hari Buruh dengan menanam pohon. Foto: Istimewa
Menurut Gobel, hal itu menunjukkan betapa sulitnya mencari pekerjaan di masa sekarang ini. Namun di sisi lain, kata dia, ada satu hal yang ingin saya tekankan bahwa di Gobel Group semua jenis pekerjaan memiliki posisi yang sama mulianya dan memiliki kontribusi tersendiri terhadap tumbuh kembangnya perusahaan.
"Tanpa ada tukang sapu maka lingkungan perusahaan tidak akan bersih. Perlu saya sampaikan bahwa di Gobel Group kebersihan menjadi cermin kinerja perusahaan,” katanya.
Kegiatan di Hari Buruh tahun 2026 ini dimulai dengan karnaval dari tiap perusahaan. Mereka menampilkan berbagai atraksi, kostum, dan yel-yel. Selain itu juga ada atraksi dari kelompok reog Ponorogo.
Di pagi hari, ada kegiatan gowes sepeda mengelilingi jalan di sekitar pabrik. Siangnya, ada kegiatan lomba masak. Walau ini lomba masak, para pendukungnya menyemangati dengan memainkan tambur dan tetabuhan serta yel-yel. Sehingga suasananya meriah dan riang gembira.




