SGU perkuat penyelarasan pendidikan dan kebutuhan industri

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Swiss German University (SGU) memperkuat penyelarasan (link and match) antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri melalui kolaborasi dengan industri media dan ekosistem digital.

Rektor Swiss German University Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika dunia kerja.

“Di Swiss German University, kami percaya bahwa pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan dinamika dunia kerja yang terus berkembang," ujar Samuel dikutip di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa didorong memiliki pengalaman praktis serta kesiapan kerja yang kuat bahkan sebelum menyelesaikan studi. Salah satu langkah konkret yang diambil SGU untuk memperkuat penyelarasan itu adalah dengan menggandeng B-Universe.

Kerja sama antara kedua pihak mencakup berbagai program dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari magang dan pelatihan industri, penelitian dan pengembangan di bidang teknologi informasi dan digital, hingga program dosen tamu dan seminar bersama.

Baca juga: Swiss German University tampilkan inovasi monitoring serangan siber

Selain itu, kolaborasi juga meliputi publikasi ilmiah, kursus singkat, program non-degree, serta penyediaan beasiswa yang diharapkan dapat memperkuat kompetensi akademik dan profesional mahasiswa.

Langkah tersebut juga sejalan dengan implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang mendorong keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas pembelajaran di luar kelas melalui pengalaman langsung di dunia industri.

Sementara itu, Board of Patronage Swiss German University Chris Kanter menilai sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif.

“Kemajuan industri membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki pengalaman praktis. Oleh karena itu, sinergi antara universitas dan industri menjadi sangat penting," kata Chris.

Baca juga: SGU dan BRIN bahas protokol penelitian berbasis keanekaragaman hayati

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat menghadirkan ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja di tengah percepatan transformasi digital.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Remaja Tertabrak Kereta Api di Brebes, Ini Penjelasan KAI Daop 5 Purwokerto
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
May Day 2026: Polres Karawang Kerahkan 600 Personel, Perkirakan Belasan Ribu Buruh Menuju Jakarta
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Peringatan Hari Buruh di DPR Berlangsung Kondusif
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penyebab Rumah Anisa Rahma Kebakaran Terkuak, Diduga Dipicu oleh Lilin Pengusir Lalat, Begini Kata Petugas Damkar!
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Daftar Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari InI
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.