JAKARTA, KOMPAS.TV - Petugas Jasa Raharja wilayah Demak bergerak cepat mengunjungi rumah duka untuk mengurus santunan bagi keluarga korban kecelakaan maut yang melibatkan minibus rombongan pengantar calon jemaah haji dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya. Peristiwa tragis ini terjadi di perlintasan sebidang Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Duka mendalam menyelimuti keluarga korban, termasuk Shazia Belviana Mutia, balita yang turut menjadi korban meninggal dunia. Keluarga mengaku tak menyangka musibah terjadi saat mereka tengah mengantar pasangan calon jemaah haji menuju pendopo kabupaten untuk keberangkatan. Tercatat sembilan orang menjadi korban dalam insiden ini, yang seluruhnya masih memiliki hubungan kekerabatan.
Kepala Jasa Raharja wilayah Demak, Agis Arsan Saputra, menyampaikan bahwa santunan bagi korban meninggal dunia diberikan sebesar Rp50 juta, sementara korban luka yang dirawat di rumah sakit mendapatkan santunan maksimal Rp20 juta. Pihak keluarga berharap kejadian serupa tidak terulang, serta mendoakan agar calon jemaah haji yang ditinggalkan tetap tabah dan diberikan keselamatan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Editor: Editor: Frashiva Rizal
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- LAKA KA ARGO BROMO ANGGREK
- KECELAKAAN KERETA
- JASA RAHARJA





