AS Ancam Sanksi Kapal yang Bayar Tarif Iran di Selat Hormuz

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Kapal kargo berbendera Yordania yang bernama Baghdad berlayar di Teluk Persia menuju Selat Hormuz di Uni Emirat Arab, Rabu, 22 April 2026. (Sumber: Foto AP)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) mengancam akan menyanksi operator kapal yang membayar tarif kepada Iran untuk melintas Selat Hormuz. Kemenkeu AS menyatakan pihaknya mendapat informasi bahwa Iran menuntut tarif untuk pelayaran di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang dirilis Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Kemenkeu AS, sanksi tetap diberlakukan untuk pembayaran apa pun kepada Iran.

Menurut OFAC, pemerintah Iran menyediakan sejumlah kanal pembayaran untuk melintas di Selat Hormuz. Selain pembayaran berupa uang fiat atau aset digital, Iran menyediakan kanal pembayaran berupa donasi ke organisasi seperti Bulan Sabit Merah Iran.

Baca Juga: Trump Tegaskan Bakal Rampas Uranium Iran: Mereka akan Menyerahkannya atau Kami Merebutnya

"OFAC merilis peringatan untuk mengingatkan pihak AS dan non-AS tentang risiko sanksi dari permintaan jaminan atau pembyaran ke rezim Iran untuk pelayaran," demikian pernyataan OFAC dikutip Al Jazeera, Jumat (1/5/2026).

"Risiko-risiko (sanksi) ini tetap berlaku dalam metode pembayaran apa pun."

Pemerintah Iran diketahui mewacanakan penerapan tarif secara resmi untuk kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz usai AS-Israel menyerang pada 28 Februari 2026 lalu.

Wakil Ketua DPR Iran Ali Nikzad menyatakan Iran memiliki "hak alami" atas Selat Hormuz. Politikus Iran itu pun mengeklaim Selat Hormuz bukanlah perairan internasional, tetapi masuk dalam teritori Iran.

"Selat Hormuz bukanlah jalur perairan internasional. Itu adalah hak alami Iran dan kami berdiri tegak membela posisi ini," kata Ali Nikzad dikutip kantor berita Tasnim.

Baca Juga: Perundingan Masih Buntu, Donald Trump Buka Peluang Lanjutkan Perang dengan Iran

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Al Jwzeera

Tag
  • tarif selat hormuz
  • selat hormuz
  • as ancam sanksi kapal
  • blokade selat hormuz
  • iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laba Melemah di Kuartal I/2026, Summarecon Agung (SMRA) Berharap Pemulihan Kelas Menengah
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi Mobil Pengantar Jemaah Haji Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Tewas dan 5 Luka!
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Setelah dapat Gelar Man of the Match untuk Sassuolo, Jay Idzes Kembali Dianugerahi Penghargaan di Serie A
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Laba Bersih Grup Astra Turun 15% pada Kuartal I 2026, tapi Buyback Saham Terus Berlanjut
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Leclerc ungguli Verstappen dan Piastri dalam latihan bebas GP Miami
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.