Laba Melemah di Kuartal I/2026, Summarecon Agung (SMRA) Berharap Pemulihan Kelas Menengah

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) meraup pendapatan bersih Rp2,23 triliun hingga 31 Maret 2026 naik 6,1% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp2,10 triliun.

Terlepas dari kenaikan ini, laporan keuangan memperlihatkan bahwa SMRA membukukan penurunan laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi Rp189,76 miliar pada kuartal I/2026. Laba bersih ini melemah 20,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp238,22 miliar.

Direktur Utama SMRA Adrianto P. Adhi mengemukakan perseroan masih berfokus mengembangkan sebanyak sembilan township yang dimiliki pada tahun ini. Dia berharap tantangan daya beli masyarakat perlahan mulai pulih 

"Kami berharap pada tahun ini akan adanya pemulihan daya beli di segmen kelas menengah yang sebelumnya menghadapi tantangan," ujarnya dikutip, Jumat (1/5/2026).

Direktur SMRA, Lydia Tjio mengatakan perseroan menganggarkan belanja modal senilai Rp2 triliun pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun dialokasikan untuk property development dan Rp1 triliun lainnya untuk investment property.

Sumber pendanaan berasal dari kombinasi kas internal perseroan dan fasilitas pinjaman bank yang tersedia.

Baca Juga

  • Geliat Summarecon Agung (SMRA) di Pasar Hunian Para Sultan
  • Jelang Idulfitri 2026, Summarecon Agung (SMRA) Genjot Portofolio Hotel
  • Kinerja Summarecon (SMRA) Melemah, Laba Bersih Susut 44% pada 2025

Di kawasan Bandung, Summarecon Bandung tercatat telah meluncurkan produk komersial terbaru, Diamond Commercial pada kuartal II/2026.

Diamond Commercial ditawarkan secara terbatas, hanya 20 unit ruko dengan harga mulai dari Rp2,6 miliar.

Executive Director Summarecon Bandung, Hindarko Hasan menyampaikan pengembangan segmen komersial merupakan bagian dari penguatan ekosistem kawasan yang lebih matang.

Sementara itu, di kawasan Bekasi, Summarecon telah memperluas segmen ritel melalui Summarecon Mall Bekasi (SMB) tahap II. 

Setelah perluasannya, emiten properti ini melengkapi fasilitas pusat perbelanjaan terintegrasi dengan menghadirkan fasilitas Rooftop Sports & Wellness Center terbesar di Indonesia, Wellground. 

Melalui pengembangan tersebut, SMB menegaskan posisinya tidak hanya sebagai retail mall, tetapi juga sebagai pusat destinasi gaya hidup modern di Kota Bekasi. Sasarannya adalah segmen menengah atas.

Ugi Cahyono, Center Director Summarecon Mall Bekasi menjelaskan Wellground dirancang sebagai destinasi sport & wellness dengan standar pengalaman premium.

Melalui konsep rooftop sport & wellness ini, SMRA membidik standar baru bagi destinasi lifestyle di dalam pusat perbelanjaan.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendag Naikkan Harga Patokan Ekspor dan Referensi Emas Awal Mei 2026
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Outsourcing Dibatasi, Pemerintah Putuskan Hanya 6 Bidang yang Diizinkan
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Iran Tuding Pentagon Berbohong soal Kerugian Perang: AS Rugi Empat Kali Lipat dari Klaim Resmi
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Bank Dunia Ramal Harga Emas dan Perak Kompak Turun pada 2027
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Bittime Hadirkan IDR Swap Zero Fee di Tengah Melemahnya Rupiah
• 22 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.