Sepakat dengan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Blak-blakan Ingatkan Alih Fungsi Lahan Biang Kerok Banjir di Bandung

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Legislator DPRD Jabar memberikan pernyataan selaras dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Hal ini saat membicarakan alih fungsi lahan di Bandung.

Ketua Komisi III DPRD Jabar, Jajang Rohana mengingatkan bahayanya alih fungsi lahan. Fenomena ini dianggap menyebabkan resapan air berkurang sehingga risiko banjir berulang di Bandung Raya.

Jajang mengatakan, kawasan resapan di Bandung dan sejumlah wilayah lain saat ini semakin berkurang. Hal itu terjadi karena maraknya pembangunan permukiman hingga perkebunan.

Ia menambahkan, bencana banjir dan tanah longsor semakin meningkat akibat aktivitas pertanian intensif di Bandung Raya. Akibatnya, kerentanan lingkungan semakin besar.

"Terjadinya longsor dan juga banjir karena daerah resapan airnya menjadi berkurang. Karena perumahan, perkebunan, sayur-mayur. Itulah penyebabnya," ujar Jajang di Bandung dikutip, Sabtu (2/5/2026).

Kenapa Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Banjir dan Tanah Longsor di Bandung?
Ilustrasi banjir.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Ketua Komisi III DPRD Jabar ini memberikan penilaiannya. Menurutnya, persoalan bencana banjir dan tanah longsor yang terus terjadi tidak dapat dikaitkan dengan curah hujan tinggi saja.

Ia mengambil perspektif penyebab maraknya bencana di Bandung Raya juga harus dilihat dari sisi lainnya. Contoh nyata terjadi saat ini akibat terus merubah tata guna lahan.

Ia berpendapat, lahan pertanian yang hilang menjadi dampak besarnya. Bahkan, tidak adanya kawasan hijau menyebabkan kemampuan tanah menyerap air semakin sulit.

Dampaknya, kata dia, limpasan semakin meningkat. Tak hanya itu, hal ini juga menimbulkan sedimentasi di sungai.

Momen Dedi Mulyadi Bicara Persoalan Banjir di Bandung
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menyoroti persoalan banjir berulang di Kabupaten Bandung dan kawasan Bandung Raya. Bencana ini kian terjadi setiap memasuki musim hujan.

KDM sapaan akrabnya menyebut banjir terus berulang menyebabkan kerugian. Aliran air sungai yang meluap secara deras menimbulkan keresahan bagi masyarakat di Bandung Raya.

KDM menyinggung alih fungsi lahan. Fenomena ini dinilai menjadi masalah utama banjir dan tanah longsor di Bandung Raya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolda Jabar Ungkap Perusuh Berbaju Hitam saat May Day di Bandung Kelompok Anarko
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Trump : Putin Bersedia Mengambil Alih Uranium yang Diperkaya Iran, Perang Rusia–Ukraina Hadapi Titik Balik
• 20 jam laluerabaru.net
thumb
APPMBGI siap olah limbah MBG jadi kompos dan bioavtur
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Tragis! Seorang Lansia Meninggal Dunia Secara Mendadak Saat Berjualan Sayur di Pinggir Jalan 
• 19 jam laluerabaru.net
thumb
Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.