HARIAN FAJAR, JAKARTA – Indonesia akan kembali berhadapan dengan Korea Selatan dalam laga semifinal Uber Cup 2026 yang digelar di Horsens, Denmark. Pertandingan dijadwalkan pada Sabtu, 2 Mei 2026 mulai pukul 10.00 waktu setempat atau 15.00 WIB. Ini menjadi momen penting bagi skuad Indonesia untuk melangkah ke babak final.
Semifinal kali ini merupakan ulangan dari pertemuan kedua tim di semifinal Uber Cup 2004, saat Indonesia berhasil mengalahkan Korea dengan skor 3-2.
Pada waktu itu, kemenangan Indonesia diraih melalui nomor tunggal yang diperkuat oleh Gregoria Mariska Tunjung, Ester Nurumi Tri Wardoyo, dan Komang Ayu Cahya Dewi. Namun, dari ketiga pemain tersebut, hanya Ester Nurumi Tri Wardoyo yang masih aktif di skuad Indonesia untuk Uber Cup 2026.
Gregoria Mariska Tunjung saat ini sedang vakum dari dunia badminton untuk fokus pada pemulihan cedera. Sedangkan Komang Ayu Cahya Dewi tidak lagi menjadi bagian dari Pelatnas Cipayung. Kendati demikian, skuad Indonesia tahun ini tetap diperkuat oleh pemain-pemain muda yang menunjukkan performa impresif.
Strategi di Nomor Tunggal dan GandaPutri Kusuma Wardani, yang absen pada Uber Cup dua tahun lalu, kini berperan sebagai kapten tim dan menjadi salah satu pemain kunci. Setelah mengalami kekalahan di laga melawan Michelle Li, Putri berhasil menyumbang poin di tiga pertandingan berikutnya, menunjukkan ketangguhan dan konsistensinya.
Di sektor ganda, Indonesia menghadapi tantangan dari pasangan Korea yang secara statistik terlihat lebih solid. Meski demikian, pemain muda Indonesia telah membuktikan kemampuan mereka dengan penampilan yang menjanjikan selama ajang Uber Cup 2026.
Hingga saat ini Putri KW masih menghadapi tantangan besar setiap kali berjumpa dengan An Se Young. Dari sembilan pertemuan di ajang individu, ia belum mampu mencatatkan satu pun kemenangan atas pemain Korea tersebut.
Catatan terbaik Putri sejauh ini hanya datang saat Kejuaraan Dunia 2025, ketika ia sempat merebut satu gim. Meski begitu, pertandingan tetap berakhir untuk keunggulan An Se Young dengan skor 21-16, 8-21, dan 21-8.
Kekuatan tim Korea tidak hanya bertumpu pada An Se Young. Mereka juga memiliki pemain tunggal lain seperti Kim Ga Eun dan Sim Yu Jin yang masing-masing berada di peringkat 17 dan 19 dunia. Kehadiran keduanya menambah kedalaman skuad di sektor tunggal.
Hal ini terlihat jelas saat Korea menghadapi Taiwan di perempat final, di mana susunan pemain mereka menunjukkan kekuatan merata. Di sektor ganda, Korea pun memiliki pasangan tangguh Baek Ha Na/Lee So Hee yang kini menempati pos
isi tiga dunia.
Selain itu, tim ini turut diperkuat oleh Kim Hye Jeong, Jeong Na Eun, dan Lee Yeon Woo. Bahkan, duet Jeong/Kim tampil meyakinkan setelah meraih kemenangan penting di pertandingan sebelumnya.
Meski menghadapi lawan yang kuat, Indonesia tetap memiliki modal positif, terutama di nomor ganda putri. Duet Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari tampil stabil dan belum terkalahkan sepanjang Uber Cup 2026.
Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, Indonesia berharap dapat mengulang kesuksesan masa lalu dan melaju ke final Uber Cup 2026..





