Iran Tuding Pentagon Berbohong soal Kerugian Perang: AS Rugi Empat Kali Lipat dari Klaim Resmi

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Pentagon telah berbohong tentang kerugian finansial perang melawan Iran dengan menyebut USD25 miliar atau lebih dari Rp433,3 triliun (kurs Rp17.334/dolar AS), padahal menurut Araghchi agresi tersebut telah secara langsung merugikan Amerika Serikat $100 miliar (Rp1.733 triliun) sejauh ini -- empat kali lipat dari perkiraan resmi.

"Pentagon berbohong. Perjudian (perang Iran) Netanyahu telah secara langsung merugikan Amerika sebesar $100 miliar sejauh ini, empat kali lipat dari yang diklaim," tulis Araghchi pada hari Jumat.

Baca Juga :
Deadline Habis, Trump: Perang AS dengan Iran Telah Berakhir
Hubungan AS-Jerman Memanas, Wakil Kanselir Jerman Kritik Keras Strategi Trump di Iran

"Biaya tidak langsung bagi wajib pajak AS JAUH lebih tinggi. Tagihan bulanan untuk setiap rumah tangga Amerika adalah $500 dan terus meningkat dengan cepat," tambahnya.

"Israel Pertama selalu berarti Amerika Terakhir," katanya, merujuk pada peran Israel dalam menyeret AS ke dalam perang agresi terhadap bangsa Iran.

Komentarnya muncul ketika Pentagonmengklaim kerugian perang melawan Iran sebesar $25 miliar dan tengah menghadapi pengawasan yang semakin ketat dari berbagai pihak.

Menurut laporan CNN yang mengutip tiga sumber anonim yang mengetahui penilaian internal, angka yang disampaikan oleh seorang pejabat senior Pentagon kepada anggota parlemen pada hari Rabu secara signifikan meremehkan beban keuangan yang sebenarnya.

Sumber-sumber tersebut mengungkapkan bahwa angka $25 miliar tersebut tidak termasuk kerusakan besar yang ditimbulkan pada pangkalan militer AS di seluruh wilayah selama serangan defensif Iran.

Ketika rekonstruksi dan penggantian aset yang hancur diperhitungkan, salah satu sumber mencatat, biaya kemungkinan berkisar antara $40 miliar dan $50 miliar (Rp867 triliun).

Para ahli menggambarkan gambaran yang lebih suram dari dampak perang Iran bagi AS. Profesor Linda Bilmes, seorang ahli kebijakan publik di Harvard Kennedy School, memperkirakan perang Iran pada akhirnya dapat menelan biaya $1 triliun (Rp17.334 triliun) bagi pembayar pajak AS.

"Saya yakin kita akan mencapai $1 triliun untuk perang Iran," kata Bilmes dalam sebuah wawancara, memperkirakan biaya jangka pendek sekitar $2 miliar per hari selama 40 hari perang.

Bilmes berpendapat bahwa metode akuntansi Pentagon menyembunyikan pengeluaran sebenarnya, karena angka-angka tersebut didasarkan pada nilai inventaris historis daripada biaya penggantian saat ini—yang biasanya jauh lebih tinggi.

Baca Juga :
Menlu Iran Sebut Biaya Perang AS Jauh Lebih Besar, Tembus Rp1.600 Triliun
Iran Ajukan Proposal Baru ke Pakistan untuk Negosiasi dengan AS, Apa Isinya?
Memanas! Presiden dan Ketua Parlemen Iran Dilaporkan Mau Copot Menlu Araghchi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kereta Tabrak Mobil di Pelintasan Tanpa Palang Grobogan, Empat Meninggal Dunia
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Israel Cegat Armada Kapal Bantuan ke Gaza, Tahan 175 Aktivis
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Jadwal Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan
• 5 jam laluharianfajar
thumb
BEI Jawa Timur dan MNC Asset Management Gelar Sekolah Pasar Modal Reksa Dana
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Amankan 101 Orang Diduga Hendak Menyusup Demo Buruh di DPR
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.