WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial.
Ia menyebut setiap pihak yang menganggap AS kalah perang dari Iran sebagai sebuah pengkhianatan.
Trump bahkan mengatakan pernyataan AS kalah perang terus digemakan oleh kelompok kiri.
Baca Juga: AS Bakal Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Perseteruan Trump-Merz atas Perang Iran?
Hal tersebut diungkapkan Trump saat berpidato di The Villages, Florida, Jumat (1/5/2026).
“Kita mendapat pernyataan dari kelompok kiri radikal, ‘Kita tidak menang, kita tidak menang’. Mereka (Iran, red) tidak memiliki kekuatan militer lagi. Ini sulit dipercaya,” tuturnya dikutip dari CNN.
“Sebenarnya, saya percaya itu adalah pengkhianatan, oke. Anda ingin tahu yang sebenarnya. Itu adalah pengkhianatan,” kata Trump.
Ia kemudian mengatakan mengenai aksi militer cepat di Venezuela, Januari lalu, yang disebutnya salah satu gerakan militer terbesar dalam sejarah.
Meski begitu, Trump mengatakan tidak ingin terlalu cepat berbicara tentang kemenangan AS di Iran.
“Kita hampir sama baiknya di Iran (dengan di Venezuela, red). Tapi saya tak suka membicarakannya sampai pekerjaan selesai,” tuturnya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : CNN
- donald trump
- kontroversial
- pengkhianat
- iran
- as tak menang perang





