Wasekjen PBNU: Jangan Sebar Hoax, SK Penuhi Syarat Pasti Ditandatangani

disway.id
1 bulan lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH Imron Rosyadi Hamid atau Gus Imron, membantah pernyataan Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni yang menyebut Sekretaris Jenderal PBNU menghambat penandatanganan Surat Keputusan atau SK PWNU dan PCNU.

Menurut Gus Imron, tuduhan tersebut tidak tepat dan menyesatkan.

Ia menegaskan, Sekjen PBNU tidak pernah menghambat SK yang sudah memenuhi syarat dan tidak bermasalah.

BACA JUGA:Ketua PBNU: Hoax, Ketua OC Muktamar Harus Waketum

“Faktanya, banyak SK PWNU dan PCNU yang memenuhi syarat sudah ditandatangani. Jadi tidak benar kalau dikatakan Sekjen menghambat penandatanganan SK,” kata Gus Imron di Jakarta.

Gus Imron menjelaskan, sikap Sekjen PBNU justru merupakan bentuk kehati-hatian dalam menjaga tertib organisasi.

Menurutnya, Sekjen hanya tidak bersedia menandatangani SK yang tidak memenuhi syarat, baik dari sisi administrasi, prosedur, maupun susunan nama kepengurusan.

“Sekjen tentu tidak bisa asal tanda tangan. Kalau ada SK yang tidak memenuhi syarat, ada nama-nama yang tidak jelas, atau ada proses yang tidak sesuai ketentuan, maka wajar jika diperiksa dan dimitigasi terlebih dahulu. Itu bukan menghambat, tapi menjalankan tanggung jawab organisasi,” ujarnya.

Menurut Gus Imron, problem utama dalam proses SK di PBNU justru berada pada tahapan sebelum berkas sampai ke meja Sekjen.

BACA JUGA:Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026

Ia menyebut persoalan itu muncul di bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan atau OKK.

Gus Imron menilai, OKK telah menempatkan staf kesekretariatan yang tidak kredibel dalam proses administrasi SK.

Ia menduga keberadaan staf tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan tertentu.

“Masalahnya justru ada di OKK. Ada staf kesekretariatan yang ditempatkan di sana, tetapi tidak kredibel. Akibatnya, proses administrasi menjadi tidak tertib dan rawan dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu,” kata Gus Imron.

Ia mencontohkan, terdapat sejumlah SK yang tiba-tiba berubah dari usulan awal.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prospek Sektor Logam, Pasokan Mengetat dan Kebijakan Royalti Jadi Perhatian
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang Demo Mahasiswa, Lalu Lintas Jalan Gatot Subroto Ramai Lancar
• 18 jam lalukompas.com
thumb
KDM Gelar Sayembara Rp 250 Juta Bagi Warga yang Bantu Temukan Taufik Hidayat
• 54 menit lalukumparan.com
thumb
JPO JIS Diresmikan, Pengelola Ancol (PJAA) Siapkan Skema Tarif Parkir Terbaru
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Mohsein Saleh Badegel Lepas Jabatan Vice President Director, Dorong Penguatan Tata Kelola
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.