KOMPAS.TV - Mohsein Saleh Badegel secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Vice President Director setelah melalui proses evaluasi, refleksi, dan pertimbangan yang matang terhadap berbagai dinamika yang berkembang di dalam organisasi maupun lingkungan perusahaan.
Keputusan tersebut diambil secara sadar, profesional, dan penuh tanggung jawab dengan mempertimbangkan arah strategis perusahaan ke depan, efektivitas tata kelola, serta dinamika yang terjadi dalam proses pengambilan keputusan di tingkat manajemen dan pemegang saham.
Perbedaan pandangan yang muncul di antara para pemegang saham terkait arah perusahaan, struktur pengambilan keputusan, dan strategi bisnis ke depan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan tersebut. Situasi ini dinilai dapat memengaruhi efektivitas tata kelola dan kepemimpinan perusahaan apabila tidak segera memperoleh kejelasan.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Mohsein Saleh Badegel memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan Vice President Director sebagai bentuk tanggung jawab profesional, sembari memberikan ruang bagi para pemegang saham untuk mencapai kesepahaman mengenai arah dan masa depan perusahaan.
“Sebagai seorang profesional, saya meyakini bahwa keberhasilan sebuah perusahaan hanya dapat dicapai apabila terdapat keselarasan visi, kejelasan arah strategis, tata kelola yang kuat, serta komitmen bersama untuk menjalankan organisasi berdasarkan prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Mohsein Saleh Badegel.
Mohsein menyampaikan bahwa selama menjalankan tugasnya, terdapat sejumlah perbedaan pandangan terkait arah pengembangan bisnis, budaya organisasi, tata kelola perusahaan, serta strategi ekspansi dan kerja sama internasional. Perbedaan tersebut merupakan bagian dari dinamika yang lazim terjadi dalam dunia usaha.
Ia menegaskan bahwa perbedaan akan menjadi kekuatan positif apabila didukung oleh kesamaan visi, kepemimpinan yang kuat, komunikasi yang terbuka, serta komitmen bersama dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
“Dalam kondisi di mana masih terdapat perbedaan yang mendasar di antara para pemegang saham, saya menilai diperlukan ruang dan waktu bagi seluruh pihak untuk mencapai kejelasan dan kesepahaman. Untuk itu, saya memilih mengundurkan diri dari jabatan Vice President Director agar tidak menjadi bagian dari potensi konflik kepentingan maupun ketidakpastian yang dapat menghambat proses penyelesaian tersebut,” tambah Mohsein.
Sebagai bagian dari proses transisi yang bertanggung jawab, Sami Marzooq M. Alharbi, selaku investor asing terkait, menunjuk Mohsein Saleh Badegel sebagai Corporate Authorized Representative.
Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kepentingan investasi asing tetap terlindungi, berjalan sesuai dengan ketentuan hukum serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia, sekaligus menjaga keberlanjutan investasi, kepastian hukum, dan hubungan baik antara investor dengan para pemangku kepentingan.
Penulis : Iqbal-Tawakal
Sumber : Kompas TV
- Mukhtara Air
- Mohsein Saleh Badegel
- Advertorial





