TABLOIDBINTANG.COM - Film Dilan ITB 1997 ternyata belum mampu mengulang kesuksesan besar franchise Dilan sebelumnya.
Meski menggaet Ariel NOAH sebagai pemeran utama, film ini justru menunjukkan performa yang cukup tertahan di box office Indonesia.
Menurut data Cinepoint per Rabu (6/5), Dilan ITB 1997 baru mengumpulkan sekitar 361 ribu lebih penonton setelah tujuh hari tayang di bioskop.
Pada hari ketujuh, film tersebut hanya menambah sekitar 22 ribu penonton, turun hampir 16% dari hari sebelumnya.
Angka itu langsung jadi sorotan publik karena franchise Dilan selama ini dikenal sebagai salah satu film remaja paling kuat di Indonesia.
Banyak yang berharap kehadiran Ariel NOAH sebagai sosok Dilan versi dewasa bisa menjadi magnet besar bagi penonton.
Namun kenyataannya, animo masyarakat terlihat belum terlalu tinggi. Bahkan tingkat okupansi bioskop untuk film ini disebut terus mengalami penurunan dari hari ke hari.
Kalah Saing dengan Ghost in the Cell
Di media sosial, banyak netizen menduga momentum perilisan menjadi salah satu faktor utama. Dilan ITB 1997 harus bersaing dengan Ghost in the Cell yang sedang sangat mendominasi bioskop Indonesia.
Film horor komedi garapan Joko Anwar itu masih terus menunjukkan performa impresif meski sudah memasuki minggu ketiga penayangan.
Hingga saat ini, Ghost in the Cell telah mengumpulkan hampir 2,8 juta penonton.
Bahkan dalam empat hari terakhir, angka harian Ghost in the Cell masih stabil di atas 50 ribu penonton per hari. Kondisi tersebut membuat persaingan layar bioskop semakin ketat.
Situasi diprediksi bakal makin berat untuk Dilan ITB 1997 menyusul hadirnya sejumlah film Indonesia baru ke bioskop, yang serta merta memengaruhi pembagian layar maupun jam tayang.
Jika tren penurunannya terus berlanjut, bukan tidak mungkin laju penonton Dilan ITB 1997 akan semakin melambat dalam beberapa hari ke depan.
Meski begitu, penggemar masih berharap film ini bisa mendapat dorongan penonton saat akhir pekan, terutama dari fans lama franchise Dilan yang penasaran melihat transformasi karakter tersebut di era kampus ITB.




