Hilirisasi Nikel-Batu Bara Dorong Ekspansi Bisnis IPCM

bisnis.com
22 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) bersama induk usahanya, PT Pelindo Jasa Maritim menegaskan komitmen memperkuat dukungan terhadap program hilirisasi nasional melalui layanan transhipment dan transportasi laut untuk komoditas strategis seperti nikel, tembaga, dan batu bara.

Direktur Strategi dan Komersial SPJM, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, mengatakan sinergi dengan IPCM menjadi langkah nyata untuk memastikan Pelindo Jasa Maritim berperan aktif dalam mendukung agenda hilirisasi pemerintah.

“Sinergi dengan IPCM merupakan langkah nyata untuk memastikan Pelindo Jasa Maritim berperan aktif dalam mendukung program hilirisasi pemerintah. Kami siap memperkuat layanan maritim yang terintegrasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dengan BUMN pemilik proyek,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2026).

Melalui kolaborasi tersebut, IPCM dan SPJM memperkuat layanan angkutan laut, tunda-pandu, hingga pengelolaan terminal khusus. Perseroan juga membuka peluang kerja sama dengan BUMN pemilik proyek hilirisasi guna memperkuat rantai logistik energi dan mineral nasional.

Saat ini, IPCM melayani kapal kargo komoditas energi dan mineral di sejumlah wilayah strategis. Untuk komoditas batu bara, layanan diberikan di seluruh BUP Pelindo Regional 2, Meulaboh, PT MBP milik Alamtri Group, serta TUKS PT Bukit Asam Tbk. (PTBA).

Sementara itu, layanan LNG dijalankan di terminal khusus PT Jawa Satu Power, PT Nusantara Regas, dan PT PGN LNG Indonesia. Adapun untuk komoditas nikel, IPCM beroperasi di Pelabuhan Weda dan terminal khusus PT Trimegah Bangun Persada di Laiwui.

Baca Juga

  • Grup Pelindo IPCM Bukukan Laba Rp45,57 Miliar Kuartal I/2026, Tumbuh 3,03%
  • Grup Pelindo IPCM Catat Jasa Pemanduan Naik 70,1% pada 2025
  • Modernisasi Armada Pelayaran Bawa IPCM Raih Penghargaan BILA 2025

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, mengatakan perseroan siap memperkuat armada untuk menopang kebutuhan logistik hilirisasi nasional.

“IPCM siap memperkuat jumlah armada guna mendukung program hilirisasi, sehingga layanan angkutan, tunda-pandu, dan terminal khusus dapat semakin optimal dalam menjawab kebutuhan logistik energi dan mineral nasional,” katanya.

Dalam mendukung ekspansi tersebut, IPCM dan SPJM menyiapkan dua strategi utama. Pertama, memperluas kapasitas layanan maritim, termasuk angkutan, tunda-pandu, dan pengelolaan terminal khusus guna mengakomodasi peningkatan distribusi komoditas hilirisasi.

Kedua, memperkuat joint business dengan BUMN project owner seperti PT Bukit Asam dan Pertamina.

Di sisi kinerja, IPCM mencatat laba bersih sebesar Rp45,57 miliar pada kuartal I/2026 atau naik 3,03% secara tahunan. Total aset perseroan tercatat mencapai Rp1,79 triliun atau meningkat 4,39% dibandingkan posisi akhir 2025.

Selain itu, arus kas operasi IPCM meningkat 36,29% menjadi Rp102,10 miliar. Perseroan menilai capaian tersebut mencerminkan efisiensi biaya dan penguatan profitabilitas untuk mendukung ekspansi bisnis di sektor logistik maritim hilirisasi.

Jasa Armada Indonesia Tbk. - TradingView

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
13 Tahun Nikah Belum Punya Anak, Istri di Pati Tidur dengan Dukun hingga Hamil
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 49 menit lalumediaapakabar.com
thumb
Eks Konsultan Kemdikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Kasus Korupsi Chromebook
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Diego Simeone Bangga Atletico Madrid Dua Kali Singkirkan Barcelona
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lita Gading Jalani Pemeriksaan Terkait Laporan Ahmad Dhani, Ngaku Bawa Barbuk
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.