Kualitas udara di Surabaya dan Tangerang Selatan terpantau tidak sehat pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.02 WIB, poin AQI wilayah itu mencapai lebih dari 150 atau termasuk dalam kategori kualitas udara tidak sehat.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” kata IQAir, dikutip pada Selasa (12/5).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 167 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 160 atau dalam kategori tidak sehat.
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 140 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Jakarta, dengan poin AQI 124 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 124 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Sementara itu, Kota Palembang di Sumatera Selatan memiliki kualitas udara terbaik dengan poin AQI 58. Disusul Medan di Sumatera Utara dengan poin AQI 67. Namun, kualitas udara keduanya masih tergolong sedang.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 6, tepatnya di Kopenhagen, Denmark. Lalu ada Budapest di Hungaria dengan poin AQI 8 dan Canberra di Australia dengan poin AQI 10. Kualitas udara ketiganya masuk dalam kategori baik.
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, kualitas udara di Dhaka, Bangladesh, menjadi yang paling buruk di dunia pagi ini. Dengan poin AQI 177, kualitas udara Dhaka tergolong tidak sehat. Berikut daftarnya:
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 177 atau dalam kategori tidak sehat.
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 168 atau dalam kategori tidak sehat.
- Delhi, India, dengan poin AQI 159 atau dalam kategori tidak sehat.
- Wuhan, Cina, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat.
- Chengdu, Cina, dengan poin AQI 139 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.
Adapun kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.




