Bisnis.com, MEDAN – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) 17 yang menjadi kloter pamungkas (terakhir) jemaah haji asal Sumatra Utara (Sumut) pada Senin (11/5/2026) pagi.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Zulkifli Sitorus mengatakan total telah 5.904 jemaah haji Embarkasi Medan yang berangkat ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah sudah selesai pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Medan sebanyak 17 kloter. Total semua 5.904 jemaah haji kita yang terlah berangkat ke tanah suci melalui Bandara Internasional Kualanamu,” ujar Zulkifli, Senin (11/5/2026).
Dia mengatakan hampir tidak ada kendala dalam proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Medan hingga kloter terakhir.
Pada musim haji tahun ini Sumut hanya mendapat kuota sebanyak 5.922 jemaah yang terbagi dalam 17 kloter, jauh menurun dari penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 yang terbagi menjadi 24 kloter dengan total kuota mencapai 8.328 jemaah.
Berdasarkan laporan PPIH Embarkasi Medan, dari jumlah tersebut jemaah yang berangkat sebanyak 5.904 orang.
Zulkifli menjelaskan ada 8 (delapan) jemaah yang menunda keberangkatan karena sakit. Lalu, sebanyak 4 (empat) jemaah tercatat gagal sebelum masuk asrama, sedangkan 6 (enam) kuota lainnya ialah open seat (kursi kosong) murni.
Adapun kloter 17 Embarkasi Medan berangkat ke Tanah Suci Senin pagi tadi pukul 05.00 WIB dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Rombongan berjumlah 233 orang dengan mayoritas berasal dari Medan.
Zulkifli mengatakan debarkasi jemaah dari Sumut akan dimulai pada 1 hingga 20 Juni 2026.
Dia pun berharap jemaah haji Sumut dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan mematuhi aturan yang berlaku di Arab Saudi.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kami juga minta jemaah benar-benar mematuhi aturan di Arab Saudi. Jangan sampai dideportasi karena melanggar aturan,” ujarnya.





