Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota mengungkap 82 kasus dan mengamankan 65 pengedar narkoba sejak Januari 2026. Polisi menyita barang bukti berupa 1,6 kilogram narkotika jenis sabu-sabu, 76,257 butir Obat Keras Tertentu (OKT), hingga 25 butir ekstasi.
"Jadi selama periode Januari-Mei 2026 Satnarkoba Polresta Bogor Kota dalam hal ini mengungkap 82 laporan polisi terkait kasus narkoba, dengan jumlah tersangka sebanyak 65 orang," kata Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Ali Jupri ketika menggelar jumpa pers, Selasa (12/5/2026).
"Yang kita amankan ini memiliki peran masing-masing, ada pengedar, pengguna. Untuk yang kita tahan ini semuanya pengedar 65 orang," imbuhnya.
Jupri mengatakan, para pelaku diamankan di sejumlah wilayah di Kota Bogor. Barang bukti yang diamankan diantaranya, sabu-sabu seberat 1,6 kilogram, tembakau sintetis 1,5 kilogram, hingga 76.257 butir OKT.
"Adapun barang bukti yang berhasil disita antara lain, sabu-sabu sebanyak 1.601,38 gram atau 1,6 kilogram, tembakau sintetis sebanyak 1.593,4 gram atau setara dengan 1,5 kilogram dan ada biang sintetis atau bahan pembuat narkotika jenis tembakau sintetis sebanyak 290,81 gram, obat keras tertentu sebanyak 76.257 butir, psikotropika 536 butir, dan pil ekstasi sebanyak 25 butir," beber Jupri.
Dari 82 kasus yang diungkap sejak Januari, kata Jupri, sebanyak 385,487 jiwa berhasil diselamatkan dari dampak peredaran narkoba. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 5 miliar. Dia menambahkan, Satresnarkoba berkoordinasi dengan pihak Denpom dan Imigrasi dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.
"Dari hasil pengungkapan ini, kerugian negara yang berhasil kami mitigasi diperkirakan mencapai sebesar Rp 5 miliar melalui peredaran gelap narkotika yang kita ungkap. Kita juga secara kolektif telah menyelamatkan kurang lebih 385.487 jiwa, khususnya generasi muda yang merupakan pilar utama kemajuan bangsa," ucap Jupri.
"Dalam hal upaya pencegahan, Satresnarkoba Polresta Bogor Kota berkoordinasi dengan Denpom TNI, Imigrasi, bea cukai, karena tidak menutup pelaku adalah WNA," imbuhnya.
(sol/yld)




