UNIT alternative/post-hardcore lintas kota, Tiresome, resmi merilis video klip terbaru untuk lagu bertajuk Ursula. Karya visual ini merupakan kelanjutan dari maxi-single Umbra//Ursula yang sebelumnya telah dilepas ke publik di bawah naungan label rekaman Loverman Records.
Dalam upaya menerjemahkan narasi lagu ke dalam bentuk visual, trio yang digawangi oleh Firli Yogiteten, Aries Ishak, dan Sadam Mamonto ini berkolaborasi dengan duo sineas Rezka Aprianto dan Ebay Akbar Hasan yang masing-masing bertindak sebagai sutradara dan editor. Proyek ini juga mendapat dukungan penuh dari clothing brand asal Gorontalo, Dustie, dengan Ayi Kobie sebagai produser.
Eksplorasi Lirik dan Sentuhan Pop-SentimentalSecara tematik, Ursula memotret dinamika hubungan manusia dengan segala gejolak emosi di dalamnya. Sang vokalis sekaligus penulis lirik, Firli Yogiteten, mengungkapkan bahwa proses kreatif kali ini cukup berbeda dibandingkan rilisan-rilisan Tiresome sebelumnya.
Baca juga : Makna Lagu Tak Upayake dari HANAYA: Kisah Perjuangan Menuju Pelaminan
“Jika kemarin kami datang sepenuhnya dengan konsep yang sudah mapan mengenai suka-duka pekerja kantoran, kali ini secara lirikal saya menyesuaikan dengan aransemen, khususnya riff yang jadi pemandu mood lagu secara utuh,” ujar Firli.
Ia menambahkan bahwa aransemen “Ursula” cenderung lebih pop dan sentimental, sehingga lirik yang dihasilkan pun mengikuti getaran (vibe) tersebut.
Baca juga : Andien Rilis Single Jatuh Pelan Menuju Album Sehidup Semusik
Meski bertema relasi personal, Firli tidak menutup kemungkinan adanya interpretasi lain, termasuk dalam konteks dunia kerja.
“Potongan lirik seperti ‘one prize in your hand’ boleh jadi metafora untuk konsep reward and punishment,” pungkasnya.
Digarap di Sela Tur "Circling the Umbra"Proses pengambilan gambar video klip ini dilakukan secara intensif selama tiga hari di Gorontalo. Menariknya, produksi dilakukan di tengah jadwal padat tur Circling the Umbra yang berlangsung pada medio Maret hingga April tahun ini. Tur tersebut menyambangi tiga kota domisili para personel, yakni Manado, Gorontalo, dan Kotamobagu.
Gitaris Tiresome, Aries Ishak, menjelaskan bahwa klip ini bukan sekadar produk visual, melainkan simbol silaturahmi.
“Sama seperti niatan kami mengadakan tur yang bertujuan sebagai silaturahim ke sejumlah kolektif dan kawan-kawan di kota masing-masing, klip ini juga merupakan bentuk upaya merawat hubungan,” tuturnya.
Sementara itu, Sadam Mamonto (drum) melihat proyek ini sebagai langkah awal Tiresome dalam mengeksplorasi medium baru. Ia menyatakan ketertarikannya untuk terus menerjemahkan karya-karya musik mereka ke dalam bentuk visual di masa mendatang.
Profil dan Rekam Jejak TiresomeTiresome terbentuk pada 2024 melalui kolaborasi jarak jauh. Meskipun terpisah jarak antar kota di Sulawesi Utara dan Gorontalo, ketiganya berhasil meramu identitas musik post-hardcore dengan sentuhan alternative yang eksploratif. (Z-1)
Berikut adalah ringkasan data dan perjalanan diskografi Tiresome sejak terbentuk:
Aspek Keterangan Personel Firli (Kotamobagu), Aries (Gorontalo), Sadam (Manado) Genre Alternative / Post-Hardcore Tahun Terbentuk 2024 Diskografi- Lethargica//Corkscrew (Maxi-single, 2024)
- Bleeder (EP/Mini Album, 2024)
- Umbra//Ursula (Maxi-single, 2025)
Sutradara & Editor: Rezka Aprianto & Ebay Akbar Hasan
Produser: Ayi Kobie (Dustie)
Lokasi Syuting: Gorontalo





