HP Bakal Punah, Pakar Ungkap Penggantinya Sudah Mulai Bermunculan

cnbcindonesia.com
21 jam lalu
Cover Berita
Foto: Humane AI-Pin. (Tangkapan Layar hu.ma.ne/)

Jakarta, CNBC Indonesia - Handphone (HP) kini seolah menjadi benda penting yang tak bisa lepas dari keseharian kita. Tapi ternyata para ahli memprediksi era tersebut akan segera berakhir. Penggantinya adalah sebuah teknologi baru yang lebih canggih.

Industri smartphone sendiri kini mulai menunjukkan tanda-tanda kejenuhan. Penjualannya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, menandakan perubahan besar tengah mengintai pasar perangkat ini.

"Orang-orang masih membeli smartphone, saya tidak mengatakan bahwa tiba-tiba tidak ada yang menggunakan ponsel, tetapi jumlahnya menurun," ujar Amy Webb, CEO Future Today Institute.


Ia sudah memprediksi hal ini sejak 2017 lalu. Saat itu ia bahwa awal dari akhir smartphone telah dimulai.

Pilihan Redaksi
  • Samsung Galaxy Watch Kasih Peringatan Dini Sebelum Orang Pingsan
  • Perlindungan End to End untuk Ketahanan Siber di IT & OT Data Center

Dalam tulisan terbaru, Webb menyebut, jika berpikir tentang dekade berikutnya, alih-alih hanya menggunakan ponsel, akan ada banyak perangkat lain yang lebih sering digunakan. Menurutnya, perangkat-perangkat ini akan menggantikan smartphone.

"Era manusia yang secara permanen menunduk di atas sebuah persegi panjang, hari-hari ketika wajah disinari oleh cahaya biru dari layar, masa-masa ketika dua ibu jari bergerak dengan kecepatan cahaya di atas plastik pelindung telah usai," kata dia.

Beberapa gadget bisa menjadi alternatif dari penggunaan yang telah telah mereka berikan. AI Pin, misalnya, adalah medali elektronik berbentuk persegi kecil yang digantungkan pada pakaian.

Ia dapat menerima perintah suara untuk menanyakan ramalan cuaca, apakah ada restoran di sekitar, atau pertanyaan apa pun yang pengguna tanyakan pada Google. Ia akan merespons dengan audio berkat kecerdasan buatan.

Teknologi ini dapat diproyeksikan di tangan pengguna yang memungkinkan teks dalam tulisan kecil dapat dibaca.

Daftar gadget yang tampaknya lahir dari novel Isaac Asimov terus bertambah. Peluncuran besar terbaru Apple, misalnya, adalah kacamata Vision Pro yang memungkinkan pengguna untuk melihat sekeliling mereka melalui gambar yang ditangkap oleh kamera beresolusi tinggi.

Kacamata ini memadukan persepsi visual dengan pemutaran video dan konten lainnya. Seolah-olah pengguna berada di bioskop pribadi raksasa dengan jendela ke dunia.

Meta kini juga sudah punya kacamata pintar yang bentuknya lebih simpel. Jika sebelumnya kacamata Meta-Rayban hanya dilengkapi oleh kamera, kini perangkat tersebut juga memiliki "layar" di lensanya.

Pada akhirnya, smartphone tetap menjadi sebuah gadget. Di dalamnya penuh dengan aplikasi, seperti Google, WhatsApp, Gmail, Netflix, atau Spotify.

Dan ke depannya kotak tersebut dapat digunakan untuk "membawa" semua alat dan menggunakannya di mana saja.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Fortinet Accelerate 2026: Memimpin Keamanan Siber di Era AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas Futsal Indonesia Terus Berprestasi Belakangan Ini, Erick Thohir Minta FFI Juga Naik Kelas
• 7 jam lalubola.com
thumb
Kedaulatan Rakyat dan Kisruh Kebijakan Politik
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Gibran Akui Progres Pembangunan MRT Fase 2A Berjalan Cepat
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya Rem Kenaikan Pajak, Industri Hasil Tembakau Harapkan Hal Serupa Bagi Cukai
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Jangan Panik! Hantavirus Tak Mudah Menular Antar-Manusia
• 18 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.