FAJAR, MAKASSAR — Berdasarkan proyeksi neraca pangan 2026 produksi pangan mencapai sekitar 73,76 juta ton, sementara kebutuhan berada di kisaran 68,78 juta ton. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 4,98 juta ton.
Hamparan Sawah di Desa Tantido, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, telah siap dipanen. FOTO TAWAKKAL/FAJARAdapun per Kamis, 23 April Indonesia telah memiliki stok beras lebih dari 5 juta ton beras di seluruh gudang Perum Bulog. Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, nilai cadangan beras yang mencapai lebih dari 5 juta ton ini diperkirakan setara Rp55 triliun—Rp60 triliun.
Memasuki musim tanam, seorang petani sedang menanam bibit padi unggul di Desa Tantido, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebuah kabupaten penghasil pangan terbesar di Sulsel. FOTO TAWAKKAL/FAJARPemerintah menetapkan 11 komoditas pangan strategis mana sebagian besar telah mencapai swasembada, termasuk beras, jagung pakan, bawang merah, hingga komoditas unggas. (NASKAH+FOTO: TAWAKKAL/FAJAR)
Dua orang petani di Kabupaten Jeneponto membawa gabah dengan motor melintasi area persawahan yang berada di antara tiang Pembangkit Listrik Tenaga Bayu menuju gudang penyimpanan. Pemerintah menargetkan swasembada pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. FOTO TAWAKKAL/FAJAR




