Rencana Purbaya Terbitkan Skema Cukai Layer Baru Diapresiasi

mediaindonesia.com
19 jam lalu
Cover Berita

PENGUSAHA rokok memberikan apresiasi terhadap langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berencana menerbitkan skema cukai layer baru bagi industri rokok rakyat.

Pemilik Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy menilai kebijakan ini merupakan jawaban atas aspirasi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor tembakau yang selama ini terhambat oleh struktur cukai yang berat. Ia menganggap skema layer baru tersebut sebagai pintu masuk untuk memperkuat ekosistem industri rokok nasional yang lebih inklusif.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menteri Keuangan Pak Purbaya atas rencana penerbitan layer baru cukai rokok rakyat. Ini langkah positif dan sangat ditunggu pelaku usaha kecil agar bisa masuk ke jalur legal dengan lebih mudah,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Baca juga : Purbaya Buka Suara soal Peran TNI di Pembekalan LPDP, Sebut Investasi

Terkait maraknya rokok ilegal, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan represif atau penindakan. Menurutnya, negara harus menyediakan jalur transisi yang realistis bagi para pelaku usaha rokok ilegal agar mereka bisa bertransformasi menjadi unit usaha legal.

Ia berpendapat banyak pelaku usaha ilegal sebenarnya memiliki potensi pasar dan kapasitas produksi yang besar, namun terjegal oleh rumitnya sistem perizinan dan beban cukai yang tidak proporsional.

“Negara harus membuka ruang transformasi. Pengusaha rokok ilegal harus diarahkan masuk ke jalur legal, bukan hanya ditindak. Jika ingin menekan rokok ilegal, negara harus menyediakan jalan legal yang terjangkau oleh rakyat kecil,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan penataan ini harus bermuara pada realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura. KEK dinilai sebagai solusi komprehensif untuk mengintegrasikan kepentingan petani, industri, dan pengawasan dalam satu sistem terpadu.

Menurutnya, keberadaan KEK akan mengubah posisi Madura dari sekadar penghasil bahan baku menjadi pusat industri tembakau nasional yang mandiri. Ia berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan langkah-langkah konkret tersebut.(H-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alyssa Daguise Minta Nama Anaknya Tak Dijadikan Bahan Candaan, Istri Al Ghazali Tegur Netizen: Nggak Lucu!
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 23 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Syekh Ahmad Al Misry Kabur ke Mesir, Polisi Gunakan Metode Red Notice ke Interpol
• 12 jam lalucumicumi.com
thumb
Pajero Sport Dakar 2017 Dilelang Mulai Rp100 Jutaan, Begini Wujudnya
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Rivalitas MU vs Liverpool Bikin Rio Ferdinand dan Steven Gerrard Saling Benci di Timnas Inggris
• 15 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.